18 persen lahan Pertamina EP tak bisa dieksplorasi

Kamis, 07 Maret 2013 - 17:14 WIB
18 persen lahan Pertamina...
18 persen lahan Pertamina EP tak bisa dieksplorasi
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina EP menyatakan akan mengembalikan 18 persen wilayah kerjanya kepada pemerintah. Alasannya, wilayah-wilayah tersebut tidak potensial untuk produksi minyak dan gas atau berada di bawah area fasilitas umum.

"Lahan 18 persen memang harus kita kembalikan. Kita tidak bisa melakukan apa-apa," ungkap Direktur Eksplorasi dan Pengembangan Pertamina EP, Doddy Priambodo dalam Workshop di Kantor Pertamina EP, Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Dari total lahan yang akan dikembalikan, salah satunya berlokasi di Monas hingga BSD Tanggerang. Kemudian tersebar ke Selatan Jawa Barat hingga masuk Gunung Muria hingga ke pusat kota Surabaya.

"Dari Monas ke BSD. Setelah itu ke Selatan Jawa Barat dan saya implikasi migas di sana nol besar. Gunung Muria juga migas tidak bisa main di batuan beku itu cocok untuk wisata. Kemudian Wonokromo hingga ke pusat kota Surabaya tidak bisa lakukan eksplorasi. Ada juga Bandara Polonia itu airport, kita enggak mungkin melakukan eksplorasi di sana. Kita kembalikan sedini mungkin. Kita punya itikad baik untuk mengembalikan secepatnya," jelas Doddy.

Sebagai informasi, total areal eksplorasi Pertamina EP yang diberikan pemerintah sebesar 138 ribu kilo meter persegi (km2). Otomatis dengan adanya masalah ini, total areal ekplorasi Pertamina EP berkurang.

"Area wilayah kerja Pertamina EP 138 ribu km persegi. Yang aktif untuk eksplorasi 65 persen atau sekitar 90 ribu km persegi, 18 persen kita akan kembalikan ke pemerintah dan sudah sampai ke SKK Migas untuk masuk ke ESDM. Jadi dengan adanya kejadian ini, total areal kita berkurang menjadi 111 ribu km," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
7 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
8 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
8 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
9 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
9 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved