Harga minyak di perdagangan Asia merosot

Jum'at, 08 Maret 2013 - 11:42 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia merosot
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia pagi ini turun. Menurut analis, hasil tersebut terjadi karena pasar menunggu rilis data ekonomi, payrolls AS di tengah kekhawatiran kebuntuan anggaran yang berkepanjangan.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman April menurun 25 sen menjadi USD91,31 per barel dan minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman April merosot 40 sen menjadi USD110,75.

"Orang-orang sedang menunggu data ekonomi baru di Amerika Serikat," kata Tony Nunan, manajer risiko dari Mitsubishi Corp, Tokyo, seperti dilansir Global Post, Jumat (8/3/2013).

"Harga cenderung jatuh jika data mengecewakan karena pasar umum lemah," tambahnya.

Data ekonomi AS non-farm payrolls dijadwalkan akan dirilis Jumat waktu setempat, yang diyakini akan memberi sinyal kuat, setelah data ekonomi pada Kamis pekan lalu menunjukkan klaim pengangguran jatuh ke 340.000.

"Pemecatan sedikit dan hirings lebih banyak membawa orang kembali mencari pekerjaan setelah sebelumnya putus asa," kata Bank DBS dalam sebuah komentar pasar.

Presiden AS, Barack Obama telah bergeser menyambut Paul Ryan, dari partai Republik dalam makan siang kemarin, guna mencari cara dalam meminimalisir pemotongan anggaran belanja sebesar USD85 miliar, Jumat pekan lalu. Pemotongan ini dikhawatirkan akan menghambat pemulihan ekonomi terbesar di dunia itu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
4 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
4 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
5 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
5 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
5 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved