44 koperasi di Tana Toraja 'mati suri'

Jum'at, 08 Maret 2013 - 14:15 WIB
44 koperasi di Tana...
44 koperasi di Tana Toraja 'mati suri'
A A A
Sindonews.com - Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Koperasi pada Dinas Koperasi dan UMKM Tana Toraja, Luther Taruk mengatakan, puluhan koperasi yang ada di kabupaten Tana Toraja dinyatakan tidak sehat atau tidak aktif lagi.

Dari data yang ada, jumlah koperasi di kabupaten Tana Toraja dan berbadan hukum sebanyak 146 koperasi. 102 koperasi di antaranya masih aktif menjalankan usaha koperasinya, dengan total jumlah anggota koperasi sebanyak 44.045 orang. Sementara 44 koperasi lainnya tengah 'mati suri' atau sudah tidak aktif lagi.

“44 koperasi yang ada saat ini dinyatakan tidak sehat karena tidak aktif lagi menjalankan usaha koperasinya,” kata Luther di Makale, Jumat (8/3/2013).

Dikatakan Luther, puluhan koperasi yang tengah "mati suri" disebabkan beberapa faktor. Di antaranya, pendirian koperasi tidak didukung dengan modal yang kuat dan hanya berharap mendapatkan bantuan kredit modal dari pemerintah untuk menjalankan kegiatan usaha. Setelah koperasi berdiri beberapa lama, bantuan permodalan yang diharapkan tidak kunjung diperoleh membuat program usaha koperasi tidak jalan.

Selain itu, pendirian koperasi tidak didukung dengan sumber daya manusia (SDM) dalam mengelolah usaha koperasi. Pengurus koperasi yang bersangkutan dalam menjalankan usahanya kalah bersaing dengan koperasi lainnya yang didukung dengan modal yang kuat dan SDM yang handal.

Akibatnya, pengurus koperasi tidak bisa menjalankan program sehingga usaha koperasi mandek. Koperasi yang tidak aktif juga tidak melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT).

“Sebagian besar koperasi yang tidak aktif lagi tinggal nama saja. Tidak ada kemauan dari pengurus koperasi mengembangkan usaha koperasinya lantaran SDM yang terbatas,” jelasnya.

Luther mengatakan, sebagai upaya untuk terus menghidupkan koperasi, Dinas koperasi dan UMKM Tana Toraja terus melakukan pembinaan dan penyuluhan terhadap para pengurus koperasi.

Pihaknya bekerjasama dengan sejumlah pengurus koperasi mencari mitra kerja dengan pihak ketiga guna penguatan permodalan dan kemajuan usaha koperasi. Pasalnya, koperasi memiliki peras strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Kemajuan sebuah koperasi maka kesejahteraan anggota koperasi juga makin membaik. “Dinas Koperasi dan UMKM juga memperketat pengawasan dan pengajuan izin koperasi baru," ujarnya.

Penggiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pilar Rakyat Indonesia (LPRI), Rasyid Mappadang mengatakan, Dinas Koperasi dan UMKM Tana Toraja harus mengambil sikap tegas terhadap koperasi yang tidak aktif lagi. Koperasi yang dinilai tidak sehat sebaiknya ditutup saja agar tidak merugikan anggota koperasinya.

“Harus ada evaluasi terhadap keberadaan koperasi di Tana Toraja. Kalau memang ada koperasi yang tidak aktif harus ditutup dan badan hukumya dicabut,” tandas Luther.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tranformasi Koperasi...
Tranformasi Koperasi untuk Generasi Muda
Anggota KSP Sejahtera...
Anggota KSP Sejahtera Bersama Minta Kemenkop Bantu Selesaikan Masalah
HUT ke-77 Harkopnas,...
HUT ke-77 Harkopnas, Momentum Persatuan Gerakan Koperasi
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
DDI Galbar Gagas Koperasi...
DDI Galbar Gagas Koperasi Berbasis Manajemen Madrasah
Transformasi Koperasi...
Transformasi Koperasi Digital 4.0 ala MMSI Fokus Sejahterakan Anggotanya
Berita Terkini
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
17 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
23 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
32 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
58 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved