DPR: Kementerian BUMN harus bertanggung jawab

Selasa, 12 Maret 2013 - 17:47 WIB
DPR: Kementerian BUMN...
DPR: Kementerian BUMN harus bertanggung jawab
A A A
Sindonews.com - Ketua Komisi VI DPR RI, Airlangga Hartarto mengatakan, negara sebagai pemegang saham perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) ikut menanggung kerugian akibat penjualan aset yang dilakukan PT Industri
Sandang Nusantara (PT ISN).

"Perusahaan (BUMN) merugi, tentu pemegang saham dalam hal Ini negara ikut dirugikan," ujarnya melalui pesan singkat kepada Sindonews, Selasa (12/3/2013).

Airlangga menyayangkan sikap Kementerian BUMN yang tidak pernah menyampaikan rencana penjualan aset PT ISN kepada Komisi VI DPR, termasuk pelepasan Aset dan rencana selanjutnya.

"Manajemen hanya menjual aset, tentunya perlu diproses termasuk (oleh) mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan diinformasikan oleh Kementerian BUMN kepada DPR terkait mekanisme pelepasan aset (PT ISN)," tuturnya.

Menurutnya, Kementerian BUMN harus memberikan sanksi terkait hal ini. "Kementerian (BUMN) wajib bertanggung jawab atas salah kelola perusahaan BUMN," tegasnya.

Seperti diketahui, perusahaan BUMN yang bergerak di bidang tekstil ini terpaksa menjual beberapa asetnya untuk melunasi utang sejak 1983. Aset yang dijual di antaranya, tanah dan bangunan eks kantor pusat di Surabaya.

Selain itu, ada juga aset berupa tanah kosong di Jakarta, tanah dan bangunan di Patal Karawang, tanah kosong di Pabriteks tegal, tanah kosong di Patal Cilacap serta tanah dan bangunan eks Patal Bekasi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved