Kelola CPP Gundih, Pertamina EP gaet 131 warga lokal

Rabu, 13 Maret 2013 - 12:02 WIB
Kelola CPP Gundih, Pertamina...
Kelola CPP Gundih, Pertamina EP gaet 131 warga lokal
A A A
Sindonews.com - Pertamina EP mempersiapkan tenaga kerja lokal untuk operasional Central Processing Plant (CPP) Area Gundih Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) di Blora, Jawa Tengah (Jateng). Tenaga kerja lokal yang terserap sebanyak 131 orang dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Blora, Jateng.

Tenaga kerja lokal tersebut rencananya akan disalurkan menjadi operator electric, mechanical, instrument, processing dan staf lokal. Tenaga kerja lokal itu akan mengikuti program pendidikan 'Pelatihan Dasar Operator Gas Plant dan Processing' selama tiga bulan (12 minggu) bekerja sama dengan Pusdiklat Migas.

Operasional dan Perawatan (Operational & Maintenance/O&M) CPP Blok Gundih akan dilaksanakan PT Titis Sampurna. Tenaga kerja yang direkrut berasal dari kalangan pemilik lahan (16%), non pemilik lahan (37%), dan kalangan umum dari masyarakat Cepu, Blora, dan sekitarnya (47%). Sehingga, tenaga kerja operator terampil ini ke depan merupakan tenaga kerja yang 100 persen berasal dari Kabupaten Blora.

GM Proyek Pengembangan Gas Jawa, Dody Sasongko menegaskan, bahwa keterlibatan pekerja lokal dalam pengoperasian CPP merupakan wujud komitmen Pertamina EP secara proaktif memberikan dampak positif atas keberadaan operasi perusahaan terhadap masyarakat di sekitarnya.

"Keberadaan CPP telah memberikan kontribusi positif terhadap kesempatan kerja bagi masyarakat di Kabupaten Blora," ujar Dody Sasongko dalam rilisnya, Rabu (13/3/2013).

Dody mengungkapkan, para calon tenaga operator ini diharapkan dapat mengikuti program pelatihan dengan sebaik-baiknya dan mengedepankan aspek keselamatan dan lingkungan. "Industri migas adalah industri yang berisiko tinggi, untuk itu kami harap pelatihan ini diikuti dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

CPP Area Gundih yang dibangun tersebut memiliki kapasitas penjualan gas alam sebesar 50 juta standar kaki kubik per hari. Direncanakan, produksi gas tersebut, dialirkan melalui pipa PT Sumber Petrindo Perkasa melalui kontrak Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) No 885/EP0000/2006-S0, tertanggal 21 Desember 2006. Selanjutnya gas tersebut dimanfaatkan PLN sebagai bahan bakar pembangkit listrik (PLTG), yang berada di wilayah Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah, dengan masa kontrak selama 12 tahun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
24 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
58 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved