China kembali tunjuk Xiaochuan sebagai gubernur PBOC
Sabtu, 16 Maret 2013 - 17:07 WIB
China kembali tunjuk Xiaochuan sebagai gubernur PBOC
A
A
A
Sindonews.com - China kembali menunjuk Zhou Xiaochuan sebagai gubernur bank sentral (PBOC), guna menjamin kelangsungan kebijakan monter di tengah ketidakpastian global.
Langkah tersebut juga diambil parlemen China untuk memperdalam reformasi berbasis pasar yang diperlukan guna mempertahankan pertumbuhan jangka panjang ekonomi kedua terbesar di dunia itu.
Dilansir Reuters, Sabtu (16/3/2013), penunjukkan kembali Zhou, kekuatan utama di balik liberalisasi keuangan China, sebagai sinyal upaya Beijing mempercepat reformasi ekonomi yang luas untuk menempatkan pertumbuhan ekonomi pada pijakan yang lebih berkelanjutan.
Zhou, yang mengambil kemudi PBOC pada 2002, telah mendorong liberalisasi suku bunga dengan menghapus patokan yuan terhadap dolar AS, langkah sepanjang jalan mengubahnya menjadi mata uang global.
Tidak jelas berapa lama Zhou akan duduk sebagai kepala bank sentral, namun sumber yang memiliki hubungan kepemimpinan kepada Reuters bulan lalu, mengatakan, dia diperlukan untuk mendorong reformasi mata uang unshackle China dari kontrol akun modal.
China juga menunjuk Lou Jiwei sebagai menteri keuangan dan Gao Hucheng, menteri perdagangan dalam sidang tahunan parlemen, yang secara resmi menyelesaikan transisi ke kepemimpinan baru di 'Negeri Panda'.
Selanjutnya, parlemen menunjuk Xu Shaoshi sebagai kepala Pembangunan Nasional dan Komisi Reformasi, yang bertanggung jawab atas perencanaan ekonomi. Sebelumnya dia adalah menteri sumber daya China.
Langkah tersebut juga diambil parlemen China untuk memperdalam reformasi berbasis pasar yang diperlukan guna mempertahankan pertumbuhan jangka panjang ekonomi kedua terbesar di dunia itu.
Dilansir Reuters, Sabtu (16/3/2013), penunjukkan kembali Zhou, kekuatan utama di balik liberalisasi keuangan China, sebagai sinyal upaya Beijing mempercepat reformasi ekonomi yang luas untuk menempatkan pertumbuhan ekonomi pada pijakan yang lebih berkelanjutan.
Zhou, yang mengambil kemudi PBOC pada 2002, telah mendorong liberalisasi suku bunga dengan menghapus patokan yuan terhadap dolar AS, langkah sepanjang jalan mengubahnya menjadi mata uang global.
Tidak jelas berapa lama Zhou akan duduk sebagai kepala bank sentral, namun sumber yang memiliki hubungan kepemimpinan kepada Reuters bulan lalu, mengatakan, dia diperlukan untuk mendorong reformasi mata uang unshackle China dari kontrol akun modal.
China juga menunjuk Lou Jiwei sebagai menteri keuangan dan Gao Hucheng, menteri perdagangan dalam sidang tahunan parlemen, yang secara resmi menyelesaikan transisi ke kepemimpinan baru di 'Negeri Panda'.
Selanjutnya, parlemen menunjuk Xu Shaoshi sebagai kepala Pembangunan Nasional dan Komisi Reformasi, yang bertanggung jawab atas perencanaan ekonomi. Sebelumnya dia adalah menteri sumber daya China.
(dmd)
Lihat Juga :