KPP Pratama Depok raih pendapatan Rp1,171 triliun

Rabu, 20 Maret 2013 - 15:32 WIB
KPP Pratama Depok raih...
KPP Pratama Depok raih pendapatan Rp1,171 triliun
A A A
Sindonews.com - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Depok berhasil mencapai target pendapatan 2012 sebesar Rp1,171 triliun. Jumlah itu diklaim melampaui target sebesar 5 persen, yakni Rp1.093 triliun.

Kepala KPP Pratama Depok, Yuga Bawanta mengatakan, KPP Pratama Depok berada di bawah kantor wilayah (kanwil) Bekasi dan seluruhnya berhasil mencapai target 100 persen. Hal tersebut berkat dukungan pemerintah kota yang memberikan data wajib pajak serta IMB dan SIUP.

"Kami berhasil melampaui target dengan berkoordinasi bersama Badan Penanaman Modal Depok. Rutin tiap bulan," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (20/3/2013).

Dia mengklaim, jumlah wajib pajak di Depok adalah nomor dua terbesar di Indonesia setelah Batam. Jumlah KPP sebanyak 500 unit di Indonesia. "Jumlah wajib pajak personal kita Depok nomor dua setelah Batam dengan jumlah 300 ribu wajib pajak. Badan atau perusahaan sebanyak 50 ribu perusahaan," tuturnya.

Sementara, hari ini Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail dan Wakil Wali Kota Depok, Idris Abdul Somad menyerahkan SPT tahunan ke KPP Pratama Depok. Nur Mahmudi mengatakan, pajak merupakan salah satu instrumen pembiayaan negara.

"Pemerintah dengan era otonomi ini, bertekad dan berkomitmen untuk melaksanakan good government dan clean government. Masyarakat perlu mengetahui, pemerintah telah sungguh-sungguh dedikasikan tenaga," jelasnya.

Nur Mahmudi menambahkankan, hal itu diwujudkan dengan mengoptimalkan sumber dana tersebut membangun aneka kebutuhan dasar. Pihaknya mengakui, infrastruktur maupun pelayanan dasar, belum sempurna.

"Kami harapkan seluruh masyarakat Depok baik perusahaan dan perorangan tak perlu ragu, karena kami sebagai aparatur pemerintah tak akan salahgunakan uang pajak itu. Kebutuhan yang ada saja terlalu besar. Jangan ragu bayar pajak. Kebutuhan makin banyak," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved