Proyek FLNG berbasis teknologi FEED butuh waktu setahun

Rabu, 20 Maret 2013 - 16:08 WIB
Proyek FLNG berbasis...
Proyek FLNG berbasis teknologi FEED butuh waktu setahun
A A A
Sindonews.com - Vice President Strategy and Coordination Inpex, Hajime Kawai mengatakan, perusahaan akan memulai proyek berbasiskan teknologi terbaru Front End Engineering Design (FEED) untuk Floating Liquefield Natural Gas (FLNG) di Ladang gas Abadi, Blok Masela memakan waktu setahun.

Dia mengemukakan, pihaknya akan meneliti lebih jauh dalam mengerjakan FEED untuk FLNG. "Kita baru memulai dan sangat penting untuk melakukan cek beberapa kali baik itu di aspek teknologi maupun aspek ekonomi," ujarnya dalam konferensi pers direksi Inpex dengan SKK Migas di Gedung Mid Plaza, Jakarta, (20/3/2013).

Hajime menambahkan, pihaknya juga akan bekerjasama dengan pihak pemerintah Indonesia, karena akselerasi proyek ini harus berjalan dengan baik.

"Jadi schedule final akan ditentukan mungkin akan memakan satu tahun untuk mencapai hasil yang diharapkan. Karena FEED FLNG adalah teknologi baru sehingga kita akan memeriksa semuanya agar konsep ini baik di rencana akhir," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Inpex berencana melakukan pengembangan lebih lanjut ladang Abadi di Blok Masela dan akan mengebor ladang Berkat yang terletak di sebelah barat ladang Abadi di Blok Masela pada Juni 2013. Pengembangan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, dan sisanya diimpor ke Jepang.

"Pemerintah Jepang akan memberikan exploration fund untuk pengembangan Blok Masela karena blok tersebut sangat penting bagi pasokan gas domestik Indonesia," ujar Vice President Corporate Strategy Inpex, Nico Muhyiddin, dalam kesempatan yang sama.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved