Menkeu Inggris: Jaminan KPR diharapkan bantu ekonomi

Kamis, 21 Maret 2013 - 16:37 WIB
Menkeu Inggris: Jaminan...
Menkeu Inggris: Jaminan KPR diharapkan bantu ekonomi
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan Inggris, George Osborne mengatakan, langkah-langkah baru untuk meningkatkan kepemilikan rumah tidak akan berisiko menyebabkan terulangnya gelembung perumahan yang mengantarkan kemerosotan keuangan negara seperti lima tahun lalu.

"Kami tidak berbicara kembali ke situasi empat atau lima tahun lalu, di mana orang memiliki 125 persen ... hipotek dan hipotek self-bersertifikat tidak ada yang memeriksa pendapatan rakyat," kata Osborne, seperti dilansir Reuters, Kamis (21/3/2013).

Sebelumnya, Osborne mengumumkan rencana untuk menjamin KPR sebesar 130 miliar pounds dari 2014 selama tiga tahun, yang memungkinkan bank memberikan pinjaman lebih untuk orang-orang yang tidak memiliki deposito besar.

Pemerintah juga berkomitmen mengeluarkan 3,5 miliar pounds (USD5,3 miliar) selama tiga tahun untuk pinjaman ekuitas bersama guna membangun rumah baru kurang dari 600.000 pound, yang memungkinkan pembeli dengan deposit 5 persen.

Dia berharap langkah tersebut akan membantu perekonomian tahun ini yang diperkirakan hanya akan tumbuh hanya 0,6 persen.

The Royal Institute of Chartered Surveyors, yang mewakili para profesional properti, mengatakan langkah-langkah ini "sangat dibutuhkan", namun pemerintah perlu berhati-hati tidak menciptakan gelembung perumahan lain.

Namun, Osborne memastikan rencana itu bijaksana dan tidak akan menempatkan Inggris kembali pada risiko ledakan properti, karena sebagian besar pasar perumahan Inggris itu saat ini datar.

Dia mengatakan, pemerintah ingin membantu orang-orang yang mampu membeli rumah sendiri, tetapi tidak mampu memenuhi deposito tinggi sebagai syarat pinjaman.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
10 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved