Minyak di Asia mixed akibat kekhawatiran Siprus

Jum'at, 22 Maret 2013 - 11:14 WIB
Minyak di Asia mixed...
Minyak di Asia mixed akibat kekhawatiran Siprus
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini mixed, menyusul kekhawatiran default oleh Bank Sentral Eropa (ECB) yang mengancam akan menghentikan dana pinjaman jika kesepakatan bailout baru Siprus tidak ditemukan.

Dilansir Global Post, Jumat (22/3/2013), kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Mei menambah 11 sen menjadi USD92,56 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Mei turun dua sen menjadi USD107,45 pada pertengahan perdagangan pagi.

Penarikan dukungan Bank Sentral Eropa untuk bank Siprus dapat menyebabkan investor dan nasabah menarik uang tunai mereka, yang mengakibatkan sistem keuangan di pulau tersebut runtuh.

Analis takut hal ini dapat menular ke zona euro, yang sudah bergulat dengan krisis utang, termasuk negara-negara besar Spanyol dan Italia.

"Bencana Siprus telah mengundang pertanyaan besar tentang jalan zona euro untuk pemulihan yang akan dimulai tahun ini," kata Jason Hughes, kepala manajemen klien premium dari IG Markets di Singapura.

"Krisis full-blown kembali merayap ke daftar skenario, itu berarti resesi juga kembali pada kartu," tambahnya.

Sentimen semakin tertekan oleh data yang menunjukkan aktivitas bisnis swasta di zona euro menyentuh level terendah dalam empat bulan hingga Maret 2013.

Indeks Manajer Pembelian (PMI) yang diterbitkan Markit berbasis di London, turun menjadi 46,5 poin pada Maret, melawan 47,9 poin pada Februari. Angka di atas 50 menunjukkan pertumbuhan, hasil di bawahnya dianggap kontraksi.

Data aktivitas bisnis PMI juga menunjukkan bahwa ekonomi Jerman, sebagai pendorong utama pertumbuhan Eropa, mulai terpengaruh masalah di seluruh benua.

"Banyak harapan yang disematkan ke Jerman untuk mengangkat daerah keluar dari kesedihan," komentar DBS Group Research.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
8 menit yang lalu
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
19 menit yang lalu
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
1 jam yang lalu
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
11 jam yang lalu
IHSG Awal Juni Diprediksi...
IHSG Awal Juni Diprediksi Rawan Koreksi, Investor Cermati Data Inflasi hingga Aturan DHE SDA
13 jam yang lalu
Menuju Debat Ketiga,...
Menuju Debat Ketiga, Hashtag SjafrieSAfiekalla Menggema di X
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved