Batasan pajak UKM dinilai membingungkan

Jum'at, 22 Maret 2013 - 18:07 WIB
Batasan pajak UKM dinilai...
Batasan pajak UKM dinilai membingungkan
A A A
Sindonews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat (Jabar) meminta pemerintah membuat batasan jelas terkait rencana dikenakannya Pajak Penghasilan (PPh) 1 persen untuk bidang usaha dengan omzet di bawah Rp4 miliar.

Wakil Ketua Kadin Jabar Bidang Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM), Iwan Gunawan mengatakan, penerapan PPh 1 persen untuk semua bidang usaha dengan omzet maksimal Rp4,8 miliar per tahun sangat membingungkan. Apalagi, jika aturan tersebut tidak disertakan batasan minimal omzet per tahun.

Menurutnya, tidak adanya batasan minimal omzet akan membebani pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Bisnis pelaku UKM skala kecil, dipastikan akan sangat keberatan atas pajak penghasilan tersebut. "Semestinya ada batasan berapa omzet minimal yang akan terkena PPh. Jangan semua disamakan," tutur Iwan di Bandung, Jumat (22/3/2013).

Dia mengatakan, tidak sedikit pelaku usaha yang mencatat pembukuan Rp30-50 juta per tahun. Apabila mereka terkena PPh 1 persen, dipastikan akan sangat memberatkan. Apalagi, sektor perdagangan dengan jumlah keuntungan yang relatif kecil. Belum lagi, para pelaku usaha terbebani harga sewa tempat yang terus naik.

Untuk diketahui, Dirjen Pajak mengajukan penerapan PPh 1 persen bagi pelaku usaha dengan omzet maksimal Rp4,8 miliar per tahun. Aturan tersebut akan dikenakan pada pelaku usaha yang memiliki tempat usaha menetap. Tapi tidak bagi PKL, pedagang asongan, dan pedagang pasar tradisional. Saat ini, aturan tersebut masih diajukan ke presiden, untuk selanjutnya di tetapkan menjadi aturan mengikat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
5 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
54 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Potong Pajak Pembelian BBM 5%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved