Pajak UKM bukti ketidakberpihakan pemerintah

Jum'at, 22 Maret 2013 - 20:42 WIB
Pajak UKM bukti ketidakberpihakan...
Pajak UKM bukti ketidakberpihakan pemerintah
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Kamar Dgang dan Industri (Kadin) Jawa Barat (Jabar) Bidang KUMKM, Iwan Gunawan mengatakan, rencana pemerintah memungut pajak dari pelaku UKM bertentangan dengan upaya pengembangan pelaku UMKM di Indonesia.

Padahal, sektor tersebut memiliki kekuatan fundamental terhadap ekonomi nasional. Semestinya, kata dia, pemerintah membuat aturan yang memberikan keleluasaan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.

"Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu memberi insentif. Bukan justru membuat aturan yang membebani mereka. Saya khawatir, aturan itu akan menurunkan minat masyarakat membuka usaha," jelas dia.

Menurutnya, Kementrian Koperasi dan UKM, mestinya bisa membela kepentingan pelaku usaha, dengan mengajukan masukan yang menguntungkan semua pihak.

Iklim menumbuhkan pelaku UMKM di Indonesia, berbeda dengan China. Di Negara Tirai Bambu itu, pemerintah memberikan peluang sebesar-besarnya kepada pelaku UMKM mengembangkan usaha. Mereka membuat kebijakan pemerintah yang menguntungkan pelaku UMKM. Di beberapa Negara maju dan berkembang, pemerintahnya juga membuat puluhan aturan untuk mendorong tumbuh kembangnya UMKM.

Untuk diketahui, Dirjen Pajak mengajukan penerapan PPh 1 persen bagi pelaku usaha dengan omzet maksimal Rp4,8 miliar per tahun. Aturan tersebut akan dikenakan pada pelaku usaha yang memiliki tempat usaha menetap. Tapi tidak bagi PKL, pedagang asongan, dan pedagang pasar tradisional. Saat ini, aturan tersebut masih diajukan ke presiden, untuk selanjutnya di tetapkan menjadi aturan mengikat.

"Di China, UMKM bisa tumbuh cukup bagus. Bahkan mereka bisa menjual sejumlah produk dengan harga cukup murah. Itu karena, kebijakan yang dibuat pemerintah meringankan mereka," imbuh dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
59 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved