Tunggu data AS, pasar minyak global tergelincir
Jum'at, 24 Mei 2013 - 18:48 WIB
Tunggu data AS, pasar minyak global tergelincir
A
A
A
Sindonews.com - Harga minyak global hari ini jatuh pada perdagangan tenang karena dealer menunggu data ekonomi Amerika Serikat (AS).
Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli merosot sembilan sen menjadi USD102,35 per barel, sehari setelah mencapai harga terendah dalam tiga pekan sebesar USD100,64 di belakang data ekonomi China.
Sementara kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juli, turun 35 sen menjadi USD93,90 per barel.
"Volume ditetapkan menjadi relatif sederhana hari ini, tetapi beberapa perhatian akan dibayarkan pada laporan data pesanan barang tahan lama AS untuk April," kata analis VTB Capital, Andrey Kryuchenkov, seperti dilansir dari Global Post, Jumat (24/5/2013).
Sementara dealer mengesampingkan berita terang dari lokomotif ekonomi zona euro, Jerman. Diawasi ketat lembaga ekonomi Ifo, indeks iklim bisnis Jerman naik menjadi 105,7 poin pada Mei, dari 104,4 poin pada April. Sementara analis telah memperkirakan pembacaan tidak berubah bulan ini.
Minyak mentah berjangka ditutup sedikit berubah Kamis, 23 Mei 2013, setelah pulih dari kerugian tajam di awal hari yang disebabkan lemahnya data manufaktur China.
Bank HSBC melaporkan produksi manufaktur China mengalami kontraksi pada Mei, meningkatkan kekhawatiran terhadap permintaan energi di ekonomi terbesar kedua dunia itu.
Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli merosot sembilan sen menjadi USD102,35 per barel, sehari setelah mencapai harga terendah dalam tiga pekan sebesar USD100,64 di belakang data ekonomi China.
Sementara kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juli, turun 35 sen menjadi USD93,90 per barel.
"Volume ditetapkan menjadi relatif sederhana hari ini, tetapi beberapa perhatian akan dibayarkan pada laporan data pesanan barang tahan lama AS untuk April," kata analis VTB Capital, Andrey Kryuchenkov, seperti dilansir dari Global Post, Jumat (24/5/2013).
Sementara dealer mengesampingkan berita terang dari lokomotif ekonomi zona euro, Jerman. Diawasi ketat lembaga ekonomi Ifo, indeks iklim bisnis Jerman naik menjadi 105,7 poin pada Mei, dari 104,4 poin pada April. Sementara analis telah memperkirakan pembacaan tidak berubah bulan ini.
Minyak mentah berjangka ditutup sedikit berubah Kamis, 23 Mei 2013, setelah pulih dari kerugian tajam di awal hari yang disebabkan lemahnya data manufaktur China.
Bank HSBC melaporkan produksi manufaktur China mengalami kontraksi pada Mei, meningkatkan kekhawatiran terhadap permintaan energi di ekonomi terbesar kedua dunia itu.
(dmd)
Lihat Juga :