Petani di Jombang tak nikmati kenaikan harga cabai

Sabtu, 23 Maret 2013 - 11:38 WIB
Petani di Jombang tak...
Petani di Jombang tak nikmati kenaikan harga cabai
A A A
Sindonews.com - Tingginya harga cabai yang terjadi saat ini tidak bisa dinikmati para petani. Di Kabupetan Jombang, Jawa Timur (Jatim), meski harga cabai tinggi namun para petani kurang menikmati karena curah hujan tinggi yang menyebabkan tanaman cabai membusuk sehingga hasil panen menurun.

Para petani cabai di daerah tersebut mengaku tidak diuntungkan dengan naiknya harga cabai yang mencapai Rp45ribu per kilogram (kg). Para petani mengaku, sekali tanam dapat memanen antara 10-12 kali jika dalam kondisi normal.

Namun, jika rusak seperti yang dialami saat ini, mereka hanya dapat memanen sekitar lima kali. Itu pun dengan jumlah yang sangat sedikit. Jika kondisi normal, sekali panen bisa mencapai 1-2 kwintal, namun saat ini hanya dapat 5-10 kg.

"Harga cabai saat ini memang sedang tinggi, tetapi para petani mengalami kerugian karena banyak cabai yang busuk," kata petani cabai di Jombang, Suradi, Sabtu (23/3/2013).

Menurutnya, meski harga cabai mencapai Rp45 ribu per kg, namun petani hanya dapat menjual ke tengkulak seharga Rp30 ribu per kg. Para petani mengeluh karena untuk menanam cabai dibutuhkan biaya sekitar Rp15 juta per hektare (ha). Sementara, hasil yang mereka peroleh tidak lebih dari Rp10 juta.

Karena itu, para petani berharap pemerintah memberi bantuan berupa bibit cabai dan obat-obatan yang diperlukan agar mereka bisa kembali menanam cabai.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved