NEC Corp lepas unit mobile USD848 juta

Selasa, 26 Maret 2013 - 15:03 WIB
NEC Corp lepas unit...
NEC Corp lepas unit mobile USD848 juta
A A A
Sindonews.com - Japan's NEC Corp akan menjual unit layanan mobile, NEC Mobiling Ltd sekitar 80 miliar yen (USD848 juta) setelah dua tahun mengalami kerugian.

Dilansir Reuters, Selasa (26/3/2013), seorang sumber mengatakan, unit telekomunikasi Marubeni Corp dan TD Mobile, perusahaan patungan antara Toyota Tsusho Corp dan Denso Corp, berlomba-lomba mendapatkan 51 persen saham NEC Mobiling paling lambat pekan depan.

Perdagangan saham NEC Mobiling, yang menjalankan rantai toko ritel untuk ponsel NTT DoCoMo Inc NEC Mobiling, ditutup pada rekor naik lebih dari 14 persen, sementara saham induk NEC berakhir 4 persen lebih tinggi.

NEC Corp, yang bersaing dengan Fujitsu Ltd di TI dan mobile handset di dalam negeri, berencana memotong 10.000 pekerja, sebagian besar dari unit telepon mobile dalam upaya menghadapi persaingan dengan iPhones milik Apple Inc dan smartphone Galaxy Samsung Electronics Co Ltd.

NEC berharap dapat log laba operasi setahun penuh sebesar 100 miliar yen (USD1,1 miliar) pada tahun fiskal hingga Maret 2013.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
33 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved