Organda tuntut kepastian penyaluran solar

Selasa, 26 Maret 2013 - 18:42 WIB
Organda tuntut kepastian...
Organda tuntut kepastian penyaluran solar
A A A
Sindonews.com - Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIY merasa dipermainkan oleh pemerintah. Kebijakan pengetatan penyaluran bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar subsidi membuat awak angkutan kebingungan.

Ketua Organda DIY, Jhoni Sunu Pramantyo mengaku sudah melayangkan surat kepada pemerintah. Intinya, organda menanyakan mekanisme dan kebijakan pengetatatn penyaluran ini. Termasuk pola distribusi agar awak angkutan bisa memperoleh dengan mudah.

“Sudah, kita sudah layangkan hanya belum ada jawaban,” tegas Jhony di DIY, Selasa (26/3/2013).

Menurutnya, pengetatan penyaluran solar subsidi harus ditata ulang. Model penyaluran mendasarkan pada kuota tidak berpihak kepada angkutan umum. Mestinya angkutan ini lebih diprioritaskan agar mereka mampu bertahan. Namun kebijakan ini justru menguntungkan pemilik kendaraan pribadi. Mereka akan lebih mudah mendapatkan solar subsidi.

Saat ini kesannya pemerintah menyerahkanya kepada masing-masing angkutan. Mereka mampu bertahan terserah, bangkrut dan mati juga terserah. Mekansime inilah harus ditata lagi dan dipikirkan lebih dalam.

Pihaknya hingga kini sangat menantikan jawaban dari pemerintah. Ini yang akan dibawa dalam rapat Organda untuk menentukan sikap. “Kalau pakai Pertamina dek jelas kita rugi. Makanya mekanisme solar subsidi ini mau bagaimana, ini yang kita minta,” kritik Jhony.

Jhoni mengungkapkan, Organda justru berharap pemerintah lebih memilih untuk menaikkan harga. Dengan cara ini, organda akan menyesuaikan dengan tarif angkutan. Dengan kondisi yang ada, Organda justru kesulitan dan rawan dipermainkan para kru angkutan.

Kepala Cabang Hira Express Yogyakarta, Purwadi mengaku belakangan ini pihaknya cukup sulit untuk memperoleh solar subsidi. Tidak hanya di dalam kota, namun beberapa SPBU di luar kota juga mulai kehabisan stok. “Baru kesulitan yang kita rasakan, semua kendaraan akan berburu di sepanjang jalur untuk mendapatkan solar subsidi,” ujarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Demonstrasi (Unjuk Rasa)...
Demonstrasi (Unjuk Rasa) Empatik
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
Ada Demo Kawal Keputusan...
Ada Demo Kawal Keputusan MK, Masyarakat Diimbau Hindari Jalan Ini
47 Orang Tewas dalam...
47 Orang Tewas dalam Demonstrasi Berdarah di Peru
Aksi Demonstrasi di...
Aksi Demonstrasi di Iran Makan Korban
AS Nyatakan Dukung Demonstrasi...
AS Nyatakan Dukung Demonstrasi Warga Lebanon
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
7 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
7 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
8 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
8 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
8 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
8 jam yang lalu
Infografis
Menghebohkan! Media...
Menghebohkan! Media Rusia Tuntut Google USD20 Desiliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved