Ekonom: Kenaikan TDL tak terlalu pengaruhi inflasi
Sabtu, 30 Maret 2013 - 17:24 WIB
Ekonom: Kenaikan TDL tak terlalu pengaruhi inflasi
A
A
A
Sindonews.com - Pengamat Ekonomi, Aviliani mengatakan, bahwa rencana kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) tidak terlalu berpotensi menimbulkan inflasi.
Hal tersebut dikarenakan kenaikan tarif listrik ini hanya menghasilkan inflasi yang tidak begitu signifikan. Sehingga, kenaikan TDL tahun ini tidak perlu dikhawtirkan menimbulkan inflasi.
"Dampaknya memang ada, tapi tidak terlalu besar karena (kenaikan) listrik kalau dihitung inflasinya 0,5 persen dari tambahan inflasi year over year-nya, jadi memang bukan kontributor terbesar," terangnya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (30/3/2013).
Menurut Aviliani, dampak kenaikan TDL terhadap dunia industri secara rata-rata juga tidak terlalu tinggi. "Yang pasti subsidi listrik memang pelan-pelan harus dilepaskan," pungkas dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah akan menggulirkan kenaikan TDL tahap kedua sebesar 4,3 persen pada 1 April 2013, meski sejumlah golongan terutama industri menentang kenaikan tersebut.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jarman mengatakan, bahwa kenaikan tersebut merupakan kenaikan tahap dua tahun ini yang sebelumnya telah dilakukan pada 1 Januari 2013.
"Ya, 1 April nanti kita tetap akan naikan tarif listrik periode kedua, yakni sebesar 4,3 persen," katanya, beberapa waktu lalu.
Hal tersebut dikarenakan kenaikan tarif listrik ini hanya menghasilkan inflasi yang tidak begitu signifikan. Sehingga, kenaikan TDL tahun ini tidak perlu dikhawtirkan menimbulkan inflasi.
"Dampaknya memang ada, tapi tidak terlalu besar karena (kenaikan) listrik kalau dihitung inflasinya 0,5 persen dari tambahan inflasi year over year-nya, jadi memang bukan kontributor terbesar," terangnya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (30/3/2013).
Menurut Aviliani, dampak kenaikan TDL terhadap dunia industri secara rata-rata juga tidak terlalu tinggi. "Yang pasti subsidi listrik memang pelan-pelan harus dilepaskan," pungkas dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah akan menggulirkan kenaikan TDL tahap kedua sebesar 4,3 persen pada 1 April 2013, meski sejumlah golongan terutama industri menentang kenaikan tersebut.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jarman mengatakan, bahwa kenaikan tersebut merupakan kenaikan tahap dua tahun ini yang sebelumnya telah dilakukan pada 1 Januari 2013.
"Ya, 1 April nanti kita tetap akan naikan tarif listrik periode kedua, yakni sebesar 4,3 persen," katanya, beberapa waktu lalu.
(izz)
Lihat Juga :