Nasib harga BBM subsidi ditentukan bulan ini
Kamis, 04 April 2013 - 12:12 WIB
Nasib harga BBM subsidi ditentukan bulan ini
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik menyatakan, pembahasan naik atau tidaknya harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi akan ditentukan bulan ini.
Hal tersebut dikarenakan kuota BBM subsidi sudah terlewati dan jumlah kendaraan yang mengonsumsi BBM bersubsidi terus bertambah dari waktu ke waktu.
"Kalau bisa targetnya bulan ini selesai. Tapi kembali lagi, jangan diburu-buru nanti bisa keliru. Hasil program pembatasan menyatakan bahwa kuota sudah lewat sedikit karena kendaraan terus bertambah dan sudah lewat 6 persen per bulan, kalah cepat sama pertambahan mobil," jelas Jero kepada Sindonews di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (4/4/2013).
Namun, Jero kembali mengingatkan agar semua pihak bersabar. Karena, pemerintah sangat berhati-hati dan tidak boleh gegabah dalam menjaga kelompok menengah ke bawah.
"Tidak boleh terburu-buru dan sabar. Jangan gegabah dalam menjaga kelompok menengah ke bawah, jadi harus hati-hati," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah berusaha agar kenaikan harga BBM tidak tergesa-gesa karena akan membebani rakyat. Upaya-upaya dalam rangka penghematan BBM masih terus dilakukan pemerintah. Sejumlah program penghematan dirancang agar penggunaan BBM dapat lebih terkontrol.
Hal tersebut dikarenakan kuota BBM subsidi sudah terlewati dan jumlah kendaraan yang mengonsumsi BBM bersubsidi terus bertambah dari waktu ke waktu.
"Kalau bisa targetnya bulan ini selesai. Tapi kembali lagi, jangan diburu-buru nanti bisa keliru. Hasil program pembatasan menyatakan bahwa kuota sudah lewat sedikit karena kendaraan terus bertambah dan sudah lewat 6 persen per bulan, kalah cepat sama pertambahan mobil," jelas Jero kepada Sindonews di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (4/4/2013).
Namun, Jero kembali mengingatkan agar semua pihak bersabar. Karena, pemerintah sangat berhati-hati dan tidak boleh gegabah dalam menjaga kelompok menengah ke bawah.
"Tidak boleh terburu-buru dan sabar. Jangan gegabah dalam menjaga kelompok menengah ke bawah, jadi harus hati-hati," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah berusaha agar kenaikan harga BBM tidak tergesa-gesa karena akan membebani rakyat. Upaya-upaya dalam rangka penghematan BBM masih terus dilakukan pemerintah. Sejumlah program penghematan dirancang agar penggunaan BBM dapat lebih terkontrol.
(izz)
Lihat Juga :