Kembangkan gas metana, RI gandeng Jepang

Jum'at, 05 April 2013 - 11:04 WIB
Kembangkan gas metana,...
Kembangkan gas metana, RI gandeng Jepang
A A A
Sindonews.com - Indonesia mengusulkan kepada Jepang untuk melakukan kerja sama penelitian mengenai methane gas hydrate. Gas metan yang berada di laut dalam ini, diharapkan dapat menjadi salah satu pengembangan gas alternatif di masa mendatang.

Usulan itu disampaikan Ketua Delegasi RI dalam Pertemuan The 1st Indonesia-Japan Energy Forum (IJEF) A. Edy Hermantoro, di Jepang. Jika disetujui, kerja sama ini akan melibatkan Ditjen Migas Kementerian ESDM, Balitbang ESDM serta Badan Geologi.

"Pengembangan methane gas hydrate membutuhkan biaya cukup besar. Karena itu, diperlukan kerja sama dengan pihak lain." ujar Edy seperti dikutip dalam situs resmi Ditjen Migas, Jumat (5/4/2013).

Dalam The 1st Indonesia-Japan Energy Forum (IJEF) tersebut, Pemerintah Jepang juga menyambut baik konsep Kebijakan Energi Nasional (KEN) serta program tanggap darurat bencana dan oil stockholding di Indonesia dan berharap agar KEN dapat menjadi landasan energi Indonesia di masa mendatang.

Kedua belah pihak sepakat untuk menggali potensi kerja sama dan investasi dalam pengembangan deep water project di Indonesia. Selain itu, pihak Jepang mengharapkan kerja sama bidang LNG jangka panjang dengan Indonesia sebagai upaya untuk menjamin ketahanan energi di Jepang.

Pemerintah Jepang juga menyambut baik tawaran Indonesia untuk meningkatkan kerja sama di sub sektor ketenagalistrikan, energi terbarukan dan mengharapkan pemerintah Indonesia dapat menjembatani kelangsungan proyek-proyek yang sudah, sedang dan akan berjalan di Indonesia.

Salah satu di antaranya SNG Sumatra (berbasis low rank coal gasification project). Pemerintah Indonesia mengusulkan pembentukan task force untuk proyek dimaksud dengan melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup RI.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved