Defisit neraca perdagangan bisa tembus USD2 miliar

Jum'at, 05 April 2013 - 19:57 WIB
Defisit neraca perdagangan...
Defisit neraca perdagangan bisa tembus USD2 miliar
A A A
Sindonews.com - Neraca perdagangan Indonesia terus membukukan peningkatan defisit dalam dua bulan terakhir. Bila pada Januari defisit neraca perdagangan hanya sebesar USD171 juta, maka pada Februari angkanya melonjak menjadi USD327,4 juta.

Dengan demikian, hingga Januari-Februari kumulatif defisit neraca perdagangan mencapai USD402,1 juta. Kondisi tersebut sangat bertolak belakang dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Pada Januari-Februari, kumulatif neraca perdagangan masih membukukan surplus sebesar USD1,71 miliar.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengakui sangat sulit untuk mengantisipasi tren defisit tersebut. Gita bahkan memperkirakan defisit neraca perdagangan pada akhir tahun dipastikan jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu.

“Saya kira (defisit) bisa capai USD2 miliar-USD3 miliar. Tahun lalu kan USD1,61 miliar,” ucap Gita di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jumat (5/4/2013).

Gita menambahkan, defisit neraca perdagangan lebih disebabkan oleh sektor migas. Selama Janauari-Februari, sektor migas telah membukukan defisit sebesar USD2,417 miliar. Sebaliknya, sektor non-migas mencatatkan surplus USD2,015 miliar.

Gita mengungkapkan, jika tidak ada kebijakan di sektor migas yang bisa menekan impor BBM, maka sektor migas akan tetap menyumbang defisit dengan nilai besar. Pasalnya, konsumsi BBM akan tetap besar.

“Kalau tidak ada kenaikan harga BBM, tidak ada penyikapan ekspor migas, defisit neraca perdagangannya akan membesar,” ucapnya.
(maesaroh)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Ekspor Terus Turun,...
Ekspor Terus Turun, Ekonom Khawatir Akan Ada PHK Massal
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
41 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved