Ini sikap SBY terkait upah buruh

Senin, 08 April 2013 - 15:48 WIB
Ini sikap SBY terkait...
Ini sikap SBY terkait upah buruh
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, kenaikan upah minimum pekerja (UMP) atau buruh adalah isu yang sensitif. Meski demikian, SBY menegaskan akan tetap konsisten dalam mengambil sikap baik kepada pengusaha, serikat pekerja, DPR RI, dan siapapun.

Sikap itu adalah, pertama, memang upah buruh yang terlalu rendah tentu tidak adil, tidak tepat. Apalagi kalau buruh melihat bisnisnya tumbuh dengan baik, ekonominya berkembang sangat pesat, lantas mereka tidak mendapatkan apa-apa.

"Apalagi kalau buruh dianggap sebagai faktor produksi, saya tidak setuju. Itu pertama. Tetapi kedua, kenaikan upah buruh harus berada dalam batas kemampuan perusahaan atau dunia usaha. Kalau tidak, perusahaannya bangkrut. Kalau bangkrut nanti ada PHK. Kalau PHK, yang menderita juga pekerja," jelas SBY saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Asosisasi Pengusaha Indonesia (Apindo) IX, di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Senin (8/4/2013).

SBY meminta para Menterinya untuk mencarikan solusi bagi yang benar-benar tidak mampu, UMKM, atau perusahaan yang sangat padat tenaga kerja. "Para menteri bicarakan baik-baik bagaimana membanu mengatasi atau mencari solusi untuk perusahaan yang memang tidak mampu memberikan upah yang diharapkan," ujar SBY.

Ketiga, manakala kesejahteraan atau upah pekerja sudah ditingkatkan, para buruh juga harus memiliki produktivitas tinggi, berdisiplin, dan tidak melakukan langkah-langkah yang mengganggu, yang kontra produktif, yang bisa membuat perusahaan tidak bisa berjalan dengan baik. "Kalau ketiga hal itu dijaga dengan baik, pasti ada solusi," tandasnya dengan yakin.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
27 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
56 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved