Koperasi simpan pinjam wajib diawasi

Senin, 08 April 2013 - 17:18 WIB
Koperasi simpan pinjam...
Koperasi simpan pinjam wajib diawasi
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Syaefudding La Intang mengatakan, pemberian bantuan dana terhadap koperasi simpan pinjam (KSP) di daerah tersebut, penggunaannya harus selalu diawasi.

Menurutnya, koperasi yang diberikan bantuan uang yang berjumlah besar terkadang bisa menyalahgunakan karena pengelolaan dana tidak dilaporkan. "Seharusnya, dinas terkait tidak memberi izin terhadap Koperasi yang berpotensi mencari keuntungan sendiri, sebab itu hanya akan memberatkan masyarakat, serta harus selalu diawasi," katanya, Senin (8/4/2013).

Dia menuturkan, Koperasi yang tujuannya untuk membantu masyarakat, bukan menjadikan masyarakat sebagai sapi perah. "Jika ada KSP yang terbukti bermasalah, maka Dinas terkait harus menindaki dan mencabut izinnya," ujarnya.

Beredar kabar adanya KSP yang mengambil keuntungan pribadi terhadap dana bantuan dari pemerintah, yakni KSP Wanita kelurahan Ujung Lare yang di sinyalir menggunakan dana bantuan pinjaman dari pemerintah untuk kepentingan pribadi.

Menanggapi hal ini, politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, seharusnya seluruh pihak terkait melakukan pengawasan terhadap hal tersebut. "Pihak BI (Bank Indonesia) juga harus mengawasi pencairan dana bagi setiap Koperasi yang di fasilitasi Pemda maupun Provinsi. Jangan sampai ada ada kesan bahwa antara pihak KSP dan Dinas terkait bekerja sama untuk melakukan hal-hal yang merugikan rakyat dan menguntungkan oknum kedua pihak," jelas Syaefudding.

Sementara, saat dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kota Parepare, Amran Ambar mengatakan, jika bantuan untuk dana koperasi masyarakat itu tidak ada yang terkait dengan penyalahgunaan dana pinjaman dari Pemerintah pusat untuk KSP yang ada.

"Jadi yang namanya bantuan untuk masyarakat itu tidak ada, yang ada hanya bantuan untuk Koperasi," ucapnya.

Jika memang ada, kata Amran, pihaknya tetap akan melakukan pengawasan terhadap bantuan pinjaman terhadap KSP. "Selama ini kami tetap melakukan pengawasan terhada beberapa KSP di tengah masyarakat," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tranformasi Koperasi...
Tranformasi Koperasi untuk Generasi Muda
Anggota KSP Sejahtera...
Anggota KSP Sejahtera Bersama Minta Kemenkop Bantu Selesaikan Masalah
HUT ke-77 Harkopnas,...
HUT ke-77 Harkopnas, Momentum Persatuan Gerakan Koperasi
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Transformasi Koperasi...
Transformasi Koperasi Digital 4.0 ala MMSI Fokus Sejahterakan Anggotanya
DDI Galbar Gagas Koperasi...
DDI Galbar Gagas Koperasi Berbasis Manajemen Madrasah
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
5 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
4 Pemain Australia yang...
4 Pemain Australia yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved