Pembayaran ganti rugi tol Desari Rp1-3 juta/meter

Selasa, 09 April 2013 - 10:23 WIB
Pembayaran ganti rugi...
Pembayaran ganti rugi tol Desari Rp1-3 juta/meter
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Depok terus melaksanakan pembayaran ganti rugi pembangunan tol Depok-Antasari (Desari) dan terus mendata bidang tanah untuk membebaskan lahan. Sejauh ini, Pemkot Depok fokus di wilayah Krukut, Gandul, dan Pangkalan Jati.

Kepala Seksi Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Pemerintah Kota Depok, Tito Riyadi mengatakan, untuk wilayah Krukut saat ini sedang diinventarisasi. Pihaknya masih menunggu peta bidang dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Setelah itu akan turun tim penilai ke lapangan.

"Setelah itu turun tim penilai. Hasil penilaian tanah keluar," ujarnya kepada wartawan di Balaikota Depok, Selasa (9/4/2013).

Tito mengakui masih ada penolakan masyarakat atas harga yang ditawarkan. Namun, pihaknya berharap peran dari lurah di masing-masing wilayah mampu berperan optimal untuk membangun kesepakatan.

"Kalau Desari memang baru mulai 2012. Soal harga, peran dari Pak lurah, komunikasi dengan warga, contohnya Pangkalan Jati Baru, aktif forum warganya di sana," paparnya.

Meski demikian, dia tidak bisa menargetkan sampai kapan pembebasan lahan dilakukan. "Pembebasan lahan seksi I sampai Sawangan, seksi II Sawangan ke Bojonggede, secepatnya. Terpenting setiap tahapan sudah dilakukan. Baru kita mengarah ke kelurahan Grogol dan Rangkapan Jaya," ungkapnya.

Pihaknya mengungkapkan bahwa pembebasan lahan serta pembayaran ganti rugi dibagi menjadi beberapa zona. Zona rumah warga yang dekat dengan akses jalan raya tentu tanahnya dibayar lebih mahal.

"Di Pangkalan Jati yang paling tinggi kita bayar Rp3,4 juta per meter. Ada beberapa zona, range-nya dari Rp1 juta sampai Rp3 jutaan," ungkap Tito.

Menurutnya, sebanyak 3.213 ruas bidang tanah di delapan kelurahan akan dibebaskan. Delapan kelurahan yang terkena tol Desari yaitu Kelurahan Pangkalan Jati (436), Gandul (98), Krukut (720), Grogol (402), Rangkapan Jaya Lama (327), Rangkapan Jaya Baru (572), Cipayung (375) dan Cipayung Jaya (278). Totalnya ada 3.213 ruas bidang tanah yang akan dibebaskan.

Panjang tol Depok-Antasari adalah 22,82 kilometer. Sebelumnya, rencana pembangunan akan dilakukan tiga tahap, yaitu tahap I sepanjang 6,85 km (Antasari-Cinere), tahap II 6,3 km (Cinere-Sawangan), dan tahap III sepanjang 9,44 km (Sawangan-Bojonggede).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
10 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
54 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
1 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Dapat Insentif...
3 Syarat Dapat Insentif Konversi Motor BBM ke Listrik Rp7 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved