Meneg PP dan PA gali potensi bisnis perempuan Indonesia

Rabu, 10 April 2013 - 21:22 WIB
Meneg PP dan PA gali...
Meneg PP dan PA gali potensi bisnis perempuan Indonesia
A A A
Sindonews.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PP dan PA) Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan, pada usia 25 tahun keatas adalah usia produktif seorang wanita untuk melakukan bisnis wirausaha yang mandiri dan kreatif.

Menurutnya, kematangan umur untuk bertanggung jawab sangat terlihat. Berbeda dengan usia sekitar 18-24 yang mencari jati diri.

“Kematang itu ada di usia 25, di sanalah seorang perempuan bisa mematangkan niatnya dan menjalankannya termasuk menjalankan bisnis wirausaha,” ujarnya saat ditemui dalam konfrensi pers di Gedung Kemeneg PP dan PA di Jakarta, Rabu (10/4/2013).

Linda mengatakan, saat ini Indonesia memiliki 25,5 juta usaha industri. 39 persen dikelola oleh perempuan dan 70 persen persen dari industri tersebut karyawannya adalah perempuan. Artinya, peran perempuan dalam industri dan wirausaha saangatlah signifikan.

Menurutnya, perempuan mampu melaksanakan usaha mandiri yang biasa dikelola oleh laki-laki. “Perempuan bisa mandiri membangun kesejahteraan di rumah tangganya dengan membuka wirausaha,” papar Linda.

Untuk itu, lanjut dia, Kemeneg PP dan PA mengadakan Indonesia Womenpreneur yang akan dilaksankan sekitar 6-8 September di Bali. Perlombaan ini merupakan wadah untuk perempuan Indonesia yang sudah memiliki bisnis wirausaha maupun yang baru merintis bisnis wirausaha. Tentunya, kompetisi ini tidak bisa dilakukan sendiri, peran swasta dalam mendukung peningkatan peran wirausaha perempuan di Indonesia

“Pelaksanaan ini merupakan cara kementerian dalam memberikan fasilitas yang dibatu pihak swasta untuk menigkatkan taraf perekonomian di Indonesia,” kata dia.

Dia berharap kompetisi ini menjadi inspirasi kepada perempuan untuk membangun usaha mandiri. Lanjutnya, tentunya dalam membangun usaha banyak ditemukan kendala di lapangan seperti penguasaan teknologi untuk mengembangkan usaha yang dirintis dalam berkomunikasi dan menyebarkan informasi terkait itu.

Selain itu, management marketing juga harus dipelajari dan dipahami karena hal ini merupakan dasar dalam membangun bisnis wirausaha.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelatihan Kewirausahaan...
Pelatihan Kewirausahaan Digital untuk UMKM
Bimbingan Kewirausahaan...
Bimbingan Kewirausahaan untuk Siswa SMA dan SMK
Sinergi PJI, Zurich,...
Sinergi PJI, Zurich, Starbucks, dan AIG Bawa Pelajar ke Kompetisi Wirausaha Global
Hasilkan Wirausaha Muda...
Hasilkan Wirausaha Muda Pemula, Kemenpora Kembali Gelar Kuliah Kewirausahaan
Keind Tunjuk Hendy Setiono...
Keind Tunjuk Hendy Setiono sebagai WKU Kewirausahaan, Siap Perkuat UMKM
Libatkan Ribuan UMKM,...
Libatkan Ribuan UMKM, Pesta Wirausaha Nasional Akan Digelar di Bandung
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved