Kalla Group siap pasok coklat untuk Godiva

Kamis, 11 April 2013 - 18:19 WIB
Kalla Group siap pasok...
Kalla Group siap pasok coklat untuk Godiva
A A A
Sindonews.com - Kalla Group dipastikan menjalin kerja sama bisnis dengan salah satu produsen cokelat terbesar di dunia yaitu Godiva. kabarnya, Kalla Grup melakukan kontak bisnis dengan Godiva pada Kamis (11/4/2013) di Istanbul, Turki.

Dikutip dari siaran pers yang diterima Sindonews, Kamis (11/4/2013), Jusuf Kalla, bersama puteranya Solihin J Kalla, dalam sebuah pertemuan informal dengan Dr Zeki Ziya Sozen, Presiden Yildiz Holding yang membawa pabrik cokelat Godiva, saling bertukar informasi tentang peluang bisnis cokelat.

JK sapaan akrab Jusuf Kalla, yang berkunjung ke Istanbul untuk sebuah kegiatan ceramah umum tentang perdamaian di Universitas Fatih, mengungkapkan bahwa Indonesia salah satu produsen coklat terbesar di dunia, dan Sulawesi Selatan adalah pemasok terbesar coklat Indonesia.

Dr Zeki Ziya Sozen Presiden Yildiz Holding, membenarkan bahwa Indonesia memang merupakan eksportir coklat terpenting di dunia, sekaligus sebagai pasar coklat yang bagus. Karena ekonomi Indonesia sedang bertumbuh pesat.

Karena itu, Zeki Ziya Sozen, melihat peluang besar untuk meningkat perdagangan cokelat antara Turki dan indonesia. Apalagi Godiva salah satu anak perusahaan Yilids memproduksi dan mengekspor coklat ke berbagai negara, yang secara langsung butuh bahan baku dari negara produsen buah dan butter cokelat.

Menurut Solihin J Kalla, pihaknya berpeluang saling bekerja sama dengan Yilidz karena Godiva butuh pasokan coklat. Sementara Kalla Group mulai tahun ini, memproduksi 35.000 metrik ton coklat dalam bentuk butter, powder dan cocoa liquor.

Ihin sapaan akrab Solihin J Kalla, menegaskan jika Kalla Group siap memasok kebutuhan coklat Godiva, karena potensi perkebunan coklat di Indonesia khususnya di Sulawesi Tenggara yang kini sedang dikembangkan Kalla Group.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved