PDB Singapura Q1 menyusut 1,4%

Jum'at, 12 April 2013 - 15:39 WIB
PDB Singapura Q1 menyusut...
PDB Singapura Q1 menyusut 1,4%
A A A
Sindonews.com - Departemen Perdagangan Singapura melaporkan, Produk Domestik Bruto (PDB) tahunan Singapura menyusut 1,4 persen dalam tiga bulan sampai dengan 31 Maret 2013, dari kuartal sebelumnya yang naik 3,3 persen.

Dilansir dari Bloomberg, Jumat (12/4/2013), Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore/MAS) mengatakan, tidak akan mengubah kemiringan dan lebar perdagangan mata uang yang digunakan sebagai alat kebijakan utama.

Langkah Perdana Menteri Lee Hsien Loong, yang memperketat pembatasan pekerja asing dan mendorong perusahaan meningkatkan produktivitas telah menyebabkan kekurangan tenaga kerja serta tekanan harga terus-menerus.

Pada saat yang sama, ekspor negara Asia Tenggara mencatat penurunan terbesar sejak 2009 pada Februari, dan produksi industri turun tajam setidaknya dalam tiga tahun.

"MAS terus waspada terhadap tekanan ke atas pada inflasi yang berasal dari pasar tenaga kerja yang sangat ketat," kata Khoon Goh, analis senior berbasis di Singapura dari Australia & Selandia Baru Banking Group Ltd (ANZ).
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PM Singapura Akan Serahkan...
PM Singapura Akan Serahkan Kepemimpinan PAP Kepada Lawrence Wong
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Pemilu Singapura seperti...
Pemilu Singapura seperti Sandiwara, Hanya Melanggengkan Kekuasaan PAP
Singapore Dream Sudah...
Singapore Dream Sudah Mengalami Pergeseran, Apa Pemicunya?
60 Tahun Merdeka, Berikut...
60 Tahun Merdeka, Berikut 5 Tantangan yang Menghantui Singapura
Takut Dilanda Kerusuhan,...
Takut Dilanda Kerusuhan, Singapura Tolak Masuk Aktivis Hong Kong
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
30 menit yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
2 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
4 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
4 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
5 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
6 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved