Groundbreaking JSS diundur lagi ke 2015

Jum'at, 12 April 2013 - 16:14 WIB
Groundbreaking JSS diundur...
Groundbreaking JSS diundur lagi ke 2015
A A A
Sindonews.com - Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Koordinasi Wilayah Lucky Eko Wuryanto mengatakan, groundbreaking Jembatan Selat Sunda (JSS) yang direncanakan 2014 mundur ke 2015 dikarenakan studi kelayakannya yang memakan waktu lebih lama.

"Groundbreaking 2014 sulit, feasibility study (FS)-nya saja lama, persisnya enggak tahu, tapi FS diminta selama 2 tahun. Jadi 2015 paling cepat," ujarnya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/4/2013).

Dia mengungkapkan, hambatan pembuatan JSS kebanyakan terjadi pada saat perencanaan, sosialisasi terhadap masyarakat dan variasi-variasi baru dalam proyek merupakan salah satunya.

"Hambatannya antara lain kita belum melakukan persentasi dengan baik, pada akhirnya masyarakat di sekitar tempat proyek tidak tersosialisasi akan rencana pembangunan ini. Lalu mungkin terlalu lama proyeknya, jadi selalu ada saja variasi baru (dalam perencanaan proyek) dan susah ngejarnya," tuturnya.

Lucky menambahkan, BUMN bisa turut serta dalam pembangunan ini karena ada kemungkinan pembangunan jembatan ini tidak menggunakan APBN seperti rekomendasi tim 7 ke Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

"Pak Hatta baru dengar dari tim 7, arahnya enggak pakai APBN, waktu itu sempat disinggung BUMN bisa membiayai dan bekerjasama dengan pemrakarsa, tapi persenannya saya belum tahu," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BREAKING NEWS: Gempa...
BREAKING NEWS: Gempa Bumi Guncang Selat Sunda
Kemenhub Siap Implementasikan...
Kemenhub Siap Implementasikan TSS Selat Sunda dan Selat Lombok
BMKG Ungkap Sudah 10...
BMKG Ungkap Sudah 10 Kali Tsunami Terjadi di Selat Sunda
Choke Point’ di Dunia,...
'Choke Point’ di Dunia, Tiga Ada di Indonesia
Kemenhub Sosialisasi...
Kemenhub Sosialisasi TSS Selat Sunda dan Selat Lombok Melalui SMS Broadcast
Kedubes AS Gelar Peringatan...
Kedubes AS Gelar Peringatan Pertempuran Selat Sunda
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved