Minyak Asia anjlok akibat PDB China melambat

Senin, 15 April 2013 - 13:07 WIB
Minyak Asia anjlok akibat...
Minyak Asia anjlok akibat PDB China melambat
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini turun tajam, setelah laporan ekonomi China pada kuartal pertama (Q1) 2013 datang di bawah ekspektasi. Laporan ini diyakini para analis akan menyebabkan permintaan global melemah.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Mei kembali turun USD2,55 ke USD88,74 per barel pada perdagangan sore. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Mei, turun USD2,04 ke USD101,07.

Sebelumnya, pada perdagangan pagi, kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Mei turun USD1,63 ke USD89,66 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Mei, turun USD1,39 menjadi USD101,72.

"PDB (produk domestik bruto) China yang datang sedikit di bawah ekspektasi memiliki dampak negatif terhadap harga minyak," kata Jason Hughes, kepala perdagangan penjualan CMC Markets, Singapura, seperti dilansir Global Post, Senin (15/4/2013).

Seperti diketahui, Biro Statistik Nasional China melaporkan, PDB melambat menjadi 7,7 persen pada kuartal pertama tahun ini. Hasil tersebut meleset dari perkiraan median 8,0 persen dalam jajak pendapat yang dilakukan terhadap 12 ekonom. Di mana ekonomi tumbuh 7,9 persen pada kuartal keempat tahun lalu.

"Data makro ekonomi China yang merupakan tokoh penting, mungkin berpengaruh turun lebih dari satu dolar," kata Shailaja Nair, direktur editorial untuk Asia dari asosiasi informasi pasar penyedia energi, Platts.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
52 menit yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
2 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
3 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
5 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
6 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
7 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved