BPK paparkan rencana audit lingkungan di Kairo
Kamis, 18 April 2013 - 15:07 WIB
BPK paparkan rencana audit lingkungan di Kairo
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Hadi Poernomo bersama Ali Masykur Musa memimpin kunjungan ke Kairo, Mesir. Tujuan kedatangan delegasi BPK ke Mesir adalah untuk menyampaikan rencana kerja sebagai Ketua INTOSAI WGEA kepada Kelompok Kerja Audit Lingkungan se-Afrika.
Dalam paparannya, BPK mengungkapkan, bahwa amanah menjadi Ketua Audit Lingkungan Dunia yang dipegang bukanlah hal mudah. "Permasalahan lingkungan terjadi pada hampir semua negara di dunia. Bukanlah hal yang mudah. Tetapi itu tidak mengurangi komitmen BPK RI untuk menjalankan tugas dengan baik," ujar Ali Masykur Musa, Kamis (18/4/2013).
Untuk menjalankan tanggung jawab yang besar, Ali mempunyai strategi untuk mengurai permasalahan lingkungan melalui audit. "Pertama, kita harus mengembangkan kapasitas auditor melalui pelatihan-pelatihan yang berkualitas. Kedua, kelompok audit sedunia harus sering melakukan sharing pengetahuan dan pengalaman. Misalnya, BPK telah membuat audit guidance di bidang manajemen hutan dan akan dijadikan pegangan audit sedunia," ungkap Ali.
Tujuan dari kedua poin itu, lanjut Ali, adalah terbetuknya pusat informasi data yang bisa diakses secara online dan terbuka. Jika komunikasi data berjalan baik, maka pemeriksaan terkait lingkungan sedunia bisa dilakukan secara efektif dan efisien. Karena data bisa didapat secara mudah, maka pengawasan secara luas bisa dilakukan real time.
"Untuk menggalang sinergi global pemeriksaan lingkungan, kita membutuhkan data center. Kita harapkan data center ini bisa menjadi semacam Sinergi Internasional Sistem Informasi Lingkungan. Mohon dukungannya dari semua pihak agar cita-cita ini bisa terwujud," tandas Ali.
Dalam paparannya, BPK mengungkapkan, bahwa amanah menjadi Ketua Audit Lingkungan Dunia yang dipegang bukanlah hal mudah. "Permasalahan lingkungan terjadi pada hampir semua negara di dunia. Bukanlah hal yang mudah. Tetapi itu tidak mengurangi komitmen BPK RI untuk menjalankan tugas dengan baik," ujar Ali Masykur Musa, Kamis (18/4/2013).
Untuk menjalankan tanggung jawab yang besar, Ali mempunyai strategi untuk mengurai permasalahan lingkungan melalui audit. "Pertama, kita harus mengembangkan kapasitas auditor melalui pelatihan-pelatihan yang berkualitas. Kedua, kelompok audit sedunia harus sering melakukan sharing pengetahuan dan pengalaman. Misalnya, BPK telah membuat audit guidance di bidang manajemen hutan dan akan dijadikan pegangan audit sedunia," ungkap Ali.
Tujuan dari kedua poin itu, lanjut Ali, adalah terbetuknya pusat informasi data yang bisa diakses secara online dan terbuka. Jika komunikasi data berjalan baik, maka pemeriksaan terkait lingkungan sedunia bisa dilakukan secara efektif dan efisien. Karena data bisa didapat secara mudah, maka pengawasan secara luas bisa dilakukan real time.
"Untuk menggalang sinergi global pemeriksaan lingkungan, kita membutuhkan data center. Kita harapkan data center ini bisa menjadi semacam Sinergi Internasional Sistem Informasi Lingkungan. Mohon dukungannya dari semua pihak agar cita-cita ini bisa terwujud," tandas Ali.
(dmd)
Lihat Juga :