VW targetkan 100 ribu karyawan di China
Jum'at, 19 April 2013 - 19:28 WIB
VW targetkan 100 ribu karyawan di China
A
A
A
Sindonews.com - Perusahaan otomotif asal Jerman, Volkswagen (VW) berencana menambah tenaga kerja menjadi lebih dari 100 ribu pekerja di China pada 2018. Hal ini bertujuan untuk memperluas kapasitas produksi di wilayah tersebut.
Sepeti dikutip dari Inautonews, Jumat (19/4/2013), pihak perusahaan mengatakan bahwa saat ini memiliki 75 ribu karyawan di China. VW berencana meningkatkan jumlah pekerja menjadi lebih dari 100 ribu pada 2018.
Selain menambah produksi, VW juga berencana membangun tujuh pabrik baru di kawasan tersebut. Lima diantaranya akan mulai produksi akhir tahun ini. Kapasitas produksi otomotif Jerman di pasar mobil terbesar di dunia akan meningkat dari 2,6 juta unit per tahun menjadi lebih dari empat juta unit per tahun.
VW mengatakan, bahwa hal itu juga akan mulai memproduksi dan menjual EVS di China yang diperkirakan akan dimulai pada awal 2015. Perusahaan akan menginvestasikan sebesar 9.8 miliar euro pada 2016 untuk memperluas di negara Asia.
Dana tersebut sebagian akan digunakan untnuk membangun pabrik baru, yang akan berlokasi di ibu kota Hunan Changsha. Sisa investasi, akan digunakan untuk meningkatkan pemasaran dan R & D bekerja untuk kendaraan energi baru.
"Masa depan VW diputuskan di China, Rusia, India, Amerika, dan Asia Tenggara," kata CEO VW, Martin Winterkorn.
Sepeti dikutip dari Inautonews, Jumat (19/4/2013), pihak perusahaan mengatakan bahwa saat ini memiliki 75 ribu karyawan di China. VW berencana meningkatkan jumlah pekerja menjadi lebih dari 100 ribu pada 2018.
Selain menambah produksi, VW juga berencana membangun tujuh pabrik baru di kawasan tersebut. Lima diantaranya akan mulai produksi akhir tahun ini. Kapasitas produksi otomotif Jerman di pasar mobil terbesar di dunia akan meningkat dari 2,6 juta unit per tahun menjadi lebih dari empat juta unit per tahun.
VW mengatakan, bahwa hal itu juga akan mulai memproduksi dan menjual EVS di China yang diperkirakan akan dimulai pada awal 2015. Perusahaan akan menginvestasikan sebesar 9.8 miliar euro pada 2016 untuk memperluas di negara Asia.
Dana tersebut sebagian akan digunakan untnuk membangun pabrik baru, yang akan berlokasi di ibu kota Hunan Changsha. Sisa investasi, akan digunakan untuk meningkatkan pemasaran dan R & D bekerja untuk kendaraan energi baru.
"Masa depan VW diputuskan di China, Rusia, India, Amerika, dan Asia Tenggara," kata CEO VW, Martin Winterkorn.
(izz)
Lihat Juga :