Laba bersih PTBA turun jadi Rp493,18 M

Selasa, 23 April 2013 - 10:19 WIB
Laba bersih PTBA turun...
Laba bersih PTBA turun jadi Rp493,18 M
A A A
Sindonews.com - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sepanjang tiga bulan pertama tahun ini mencatat laba bersih sebesar Rp493,18 miliar dengan pendapatan mencapai Rp2,78 triliun.

Dibanding periode yang sama tahun lalu, kinerja keuangan perseroan tersebut menurun. Pada kuartal I/2012, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp867,34 miliar dengan pendapatan mencapai 3,02 triliun.

"Perolehan laba bersih tersebut, diantaranya dipengaruhi volume penjualan batu bara, harga rata-rata batu bara dan persedian akhir batu bara," kata Sekretaris Perusahaan PTBA, Joko Pramono dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/4/2013).

Pada kuartal I tahun ini, volume penjualan batu bara perseroan naik 17 persen menjadi 4,51 juta ton dibanding realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3,85 juta ton. Menurunnya kinerja keuangan perseroan karena tertekannya harga batu bara. Pada kuartal I/2013, harga rata-rata batu bara perseroan sebesar Rp613.810 per ton.

Namun, perseroan optimistis harga batu bara di pasar dunia akan kembali membaik. Adapun, upaya yang dilakukan perseroan untuk menggenjot kinerja keuangan selain mengejar target volume penjualan adalah dengan optimalisasi efisiensi di seluruh aspek.

Optimalisasi itu, diantaranya merevisi pola penambangan dengan memprioritaskan eksploitasi cadangan batu bara berkalori tinggi dengan jarak angkut relatif pendek dan memprioritaskan transportasi batu bara di wilayah produksi dengan menggunakan belt conveyor untuk menekan pemakaian BBM.

Selain itu, memprioritaskan penjualan batu bara berkalori tinggi untuk ekspor, terutama ke Jepang dan Taiwan. Di samping itu, mengalihkan pemakaian listrik ke PLTU milik sendiri, yakni PLTU 3x10 MW di mulut tambang di Tanjung Enim pada akhir September 2012. PLTU tersebut menggunakan batu bara tidak layak jual (fine coal).

Dari listrik yang dihasilkan PLTU tersebut, perseroan menggunakan untuk kegiatan operasional sekitar 24 MW dan sisanya 6 MW dijual ke PLN dengan tarif Rp787,2/kwh.

"Dengan langkah strategis untuk efisiensi di berbagai aspek, diharapkan PTBA berpeluang memperoleh pendapatan dan laba bersih yang jauh lebih baik dibanding kuartal I/2013," tandas Joko.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berantas Buta Matematika,...
Berantas Buta Matematika, PTBA Alokasikan Rp1 Miliar Latih Ratusan Guru
Bukit Asam (PTBA) Boyong...
Bukit Asam (PTBA) Boyong 4 Penghargaan IDIA Awards 2023
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Koreksi, Saham PTBA jadi Primadona
Kurangi Emisi, PTBA...
Kurangi Emisi, PTBA Operasikan Hybrid Dump Truck hingga Bus Listrik
PTBA Bakal Ganti Pengurus,...
PTBA Bakal Ganti Pengurus, Realisasi Proyek Gasifikasi Batu Bara Dinanti
Atasi Perubahan Iklim,...
Atasi Perubahan Iklim, Pengembangan Teknologi Dekarbonisasi Harus Terus Dipacu
Berita Terkini
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
23 menit yang lalu
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
25 menit yang lalu
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
33 menit yang lalu
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
1 jam yang lalu
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
1 jam yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
1 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved