RFID pengendali BBM bisa lacak kendaraan hilang

Jum'at, 26 April 2013 - 18:43 WIB
RFID pengendali BBM...
RFID pengendali BBM bisa lacak kendaraan hilang
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) menyatakan rencana pengendalian Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan sistem informasi teknologi (IT) tetap akan berjalan meski nantinya pemerintah akan mengeluarkan kebijakan dua harga pada BBM bersubsidi.

"Proyek RFID (radio frequency identification) masih tetap akan berjalan. Kami merencanakan setahun. Tapi, kalau diminta percepat, kami akan coba," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina, Hanung Budya di sela simulasi penerapan dua harga di SPBU Cikini, Jakarta, Jumat (26/4/2013).

Lebih lanjut Hanung mengatakan, sistem RFID ini juga memiliki nilai lebih yakni bisa membantu deteksi kendaraan yang dicuri. "Jadi nanti motor atau mobil yang dicuri, bisa dideteksi dari pelat nomornya. Deteksi berdasarkan SPBU terakhir dia mengisi BBM," ujarnya.

Pertamina saat ini memiliki total 5.029 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di seluruh Indonesia. Selain itu, Pertamina juga memiliki jumlah pompa bensin 92 ribu. "Oleh karena itu, pemasangan RFID akan dilakukan secara bertahap," ucap Hanung

Jumlah SPBU ini, menurut Hanung masih sangat sedikit. Ke depan, Pertamina juga merencanakan akan menambah jumlah SPBU. Untuk daerah-daerah terpencil yang tidak mengundang minat investor swasta, Pertamina berharap agar Pemda mau membangunnya. Pertamina juga meyatakan siap untuk membantu.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah akan Batasi...
Pemerintah akan Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi lewat MyPertamina
PBOIN Tolak Pembatasan...
PBOIN Tolak Pembatasan BBM Bersubsidi
Daftar Mobil yang Dilarang...
Daftar Mobil yang Dilarang Konsumsi Pertalite Mulai September 2022
Pembatasan Pembelian...
Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Masih Tersendat Aturan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Berlakukan Pembatasan BBM Subsidi
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
7 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
9 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
9 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
10 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
10 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
10 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved