Kadin dorong revitalisasi aturan perbankan

Kamis, 30 Mei 2013 - 15:13 WIB
Kadin dorong revitalisasi...
Kadin dorong revitalisasi aturan perbankan
A A A
Sindonews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong pemerintah merubah aturan perbankan nasional, terutama terkait masuknya perbankan asing ke Indonesia.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perbankan dan Finansial, Rosan P Roeslani mengakui, longgarnya peraturan pemerintah memberi peluang bagi perbankan asing masuk ke Indonesia.

Semestinya, kata dia, pemerintah melakukan proteksi atau pembatasan sektor garapan perbankan asing. Hal ini agar iklim usaha sektor perbankan menguntungkan masyarakat Indonesia.

"Di Negara besar pun, ada proteksi terhadap perbankan lain yang masuk ke negaranya. Seperti beberapa bank nasional kita yang kesulitan masuk Singapura atau Malaysia. Sementara, di Indonesia, perbankan asing sangat leluasa menggarap pangsa pasar kita," jelasnya disela-sela Rakornas Perbankan dan Finansial Kadin di Bandung, Kamis (30/5/2013).

Dia mengatakan, pemerintah semestinya membuat regulasi yang bertujuan memproteksi masuknya bank asing masuk ke Indonesia. Seperti melakukan zonasi daerah berdasarkan jumlah penduduk yang diperkenankan bank asing membuka cabang di suatau daerah di Indonesia. Bisa juga melakukan proteksi dalam bentuk pembatasan sektor usaha perbankan asing.

"Saya sepakat apabila bank-bank asing diorientasikan untuk menggarap pembiayaan insftarsuktur atau investasi lainnya. Ini akan sesuai di tengah kebutuhan Indonesia mengembangkan insfrastruktur di semua daerah," ujarnya.

Langkah lainnya yang bisa dilakukan Bank Indonesia (BI) yaitu mengambil langkah bargaining atas pembukaan bank asing di Indonesia. Misalnya, masuknya perbankan Singapura ke Indonesia mesti diimbangi keleluasaan perbankan Indonesia masuk ke Singapura.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
6 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
6 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
6 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
6 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved