DPR desak pemerintah segera cairkan dana PNM Rp900 M
Sabtu, 01 Juni 2013 - 13:34 WIB
DPR desak pemerintah segera cairkan dana PNM Rp900 M
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi XI DPR, Harry Azhar Azis meminta pemerintah untuk mencairkan dana komitmen kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) agar tidak hanya dapat pergi ke Australia, tetapi bisa menikmati tour ke Eropa, Amerika Serikat (AS), bahkan ke bulan.
Hal tersebut dikatakan Harry menanggapi pernyataan Dirut PT PNM, Parman Nataatmadja yang mengatakan bahwa setiap pegawai yang berprestasi akan menerima semacam incentive tour ke Australia.
"Saya minta agar insentif Rp900 miliar segera diberikan kepada PNM agar bukan saja ke Australia, tapi dapat incentive tour ke Eropa, AS, dan kalau perlu dapat incentive tour sampai ke bulan," katanya, Sabtu (1/6/2013).
Sebelumnya, pada kesempatan yang sama, Parman Nataatmadja menyebut setiap pegawai PT PNM yang berprestasi akan mendapatkan incentive tour atau semacam studi banding ke Australia.
"Buat pegawai yang berprestasi akan ada incentive tour ke Australia. Masing-masing dinilai dari sejumlah kriteria, tapi intinya bagaimana unit tumbuh secara berkualitas, dan berkelanjutan. Kualitasnya bagus, NPL nya bagus, dia tidak melakukan pelanggaran, serta kuntungannya terlihat," jelasnya.
Hal tersebut dikatakan Harry menanggapi pernyataan Dirut PT PNM, Parman Nataatmadja yang mengatakan bahwa setiap pegawai yang berprestasi akan menerima semacam incentive tour ke Australia.
"Saya minta agar insentif Rp900 miliar segera diberikan kepada PNM agar bukan saja ke Australia, tapi dapat incentive tour ke Eropa, AS, dan kalau perlu dapat incentive tour sampai ke bulan," katanya, Sabtu (1/6/2013).
Sebelumnya, pada kesempatan yang sama, Parman Nataatmadja menyebut setiap pegawai PT PNM yang berprestasi akan mendapatkan incentive tour atau semacam studi banding ke Australia.
"Buat pegawai yang berprestasi akan ada incentive tour ke Australia. Masing-masing dinilai dari sejumlah kriteria, tapi intinya bagaimana unit tumbuh secara berkualitas, dan berkelanjutan. Kualitasnya bagus, NPL nya bagus, dia tidak melakukan pelanggaran, serta kuntungannya terlihat," jelasnya.
(izz)
Lihat Juga :