Minyak di Asia rendah akibat OPEC pertahankan output

Senin, 03 Juni 2013 - 10:58 WIB
Minyak di Asia rendah...
Minyak di Asia rendah akibat OPEC pertahankan output
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini lebih rendah, setelah OPEC (organisasi negara pengekspor minyak) mempertahankan output produksi akibat pertumbuhan ekonomi global lemah menyeret permintaan minyak mentah.

Kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juli, turun 19 sen menjadi USD91,78 per barel pada perdagangan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli turun 34 sen menjadi USD100,05.

"Sudah jelas bahwa pengumuman OPEC pada akhir pekan berdampak negatif terhadap harga minyak," kata Jason Hughes, kepala penjualan perdagangan CMC Markets, seperti dilansir dari Inquirer, Senin (3/6/2013).

"Keputusan OPEC memiliki downside lebih besar terhadap Brent daripada WTI di AS, karena di sana kekenyangan pasokan," tambahnya.

OPEC, yang memompa sekitar 35 persen dari pasokan minyak dunia, akhir pekan kemarin mengatakan, akan meninggalkan pagu produksi pada 30 juta barel per hari (mbpd) yang telah berdiri sejak akhir 2011, meskipun produksi aktual melampaui target.

Kartel yang terdiri dari negara Afrika, Amerika Latin dan Timur Tengah itu menyadari, bahwa pemotongan produksi bisa menaikkan harga minyak dan meningkatkan pendapatan mereka - tetapi ini juga bisa melukai pemulihan global yang rapuh.

OPEC mengatakan, prospek pertumbuhan ekonomi global serta permintaan minyak tertutup dampak gabungan tekanan inflasi China, krisis berkepanjangan zona euro dan ketidakpastian kebijakan ekonomi AS.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
2 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
3 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
6 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
7 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
8 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved