Menkeu: Target pertumbuhan 6,5% sulit tercapai
Selasa, 04 Juni 2013 - 13:50 WIB
Menkeu: Target pertumbuhan 6,5% sulit tercapai
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu), M Chatib Basri mengatakan, jika pertumbuhan ekonomi hanya berada di angka 6 persen hingga pertengahan tahun ini, target menembus angka 6,5 persen hingga akhir 2013 akan sulit dicapai.
"Kalau sampai tengah tahun ini pertumbuhan di angka 6 persen. Akan sulit bagi pemerintah mengejar pertumbuhan ekonomi 6,5 persen," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/6/2013).
Chatib mengaku akan melihat pertumbuhan ekonomi kuartal dua sebagai pegangan angka pertumbuhan ekonomi sepanjang 2013.
"Pertanyaannya adalah bagaimana growth di kuartal kedua (Q2) 2013. Karena kalau punya angka (pertumbuhan ekonomi) setengah tahun kita dapat lihat kira-kira prognosisnya sepanjang tahun," terang dia.
Menkeu menjelaskan, angka revisi pertumbuhan ekonomi 2013 yang diajukan dalam RAPBNP 2013 merujuk pada pertumbuhan ekonomi kuartal pertama sebesar 6,02 persen dan angka pertumbuhan tersebut akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi 2013 secara keseluruhan.
"Pemerintah melihat angkanya melambat dari 6,8 persen menjadi 6,2 persen, mengapa? Karena di dalam triwulan pertama pertumbuhan ekonomi mencapai 6,02 persen. Tentu hasil triwulan pertama memengaruhi growth 2013 dengan sendirinya," jelas Chatib.
"Kalau sampai tengah tahun ini pertumbuhan di angka 6 persen. Akan sulit bagi pemerintah mengejar pertumbuhan ekonomi 6,5 persen," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/6/2013).
Chatib mengaku akan melihat pertumbuhan ekonomi kuartal dua sebagai pegangan angka pertumbuhan ekonomi sepanjang 2013.
"Pertanyaannya adalah bagaimana growth di kuartal kedua (Q2) 2013. Karena kalau punya angka (pertumbuhan ekonomi) setengah tahun kita dapat lihat kira-kira prognosisnya sepanjang tahun," terang dia.
Menkeu menjelaskan, angka revisi pertumbuhan ekonomi 2013 yang diajukan dalam RAPBNP 2013 merujuk pada pertumbuhan ekonomi kuartal pertama sebesar 6,02 persen dan angka pertumbuhan tersebut akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi 2013 secara keseluruhan.
"Pemerintah melihat angkanya melambat dari 6,8 persen menjadi 6,2 persen, mengapa? Karena di dalam triwulan pertama pertumbuhan ekonomi mencapai 6,02 persen. Tentu hasil triwulan pertama memengaruhi growth 2013 dengan sendirinya," jelas Chatib.
(izz)
Lihat Juga :