Chatib: Pertumbuhan 6,3% bukan karena mengalah

Rabu, 05 Juni 2013 - 09:41 WIB
Chatib: Pertumbuhan...
Chatib: Pertumbuhan 6,3% bukan karena mengalah
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu), M Chatib Basri mengatakan, penentuan angka asumsi makro yang ditetapkan Badan Anggaran (Banggar) DPR bukan karena pemerintah mengalah kepada DPR.

Namun, Chatib percaya selama enam bulan ke depan diperkirakan konsumsi domestik akan mulai tumbuh karena menjelang tahun politik. Hal tersebut baik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sebelumnya ditargetkan pemerintah sebesar 6,2 persen.

"Saya kira ini bukan soal mengalah, tetapi ada hal-hal yang saya kira memang mungkin dan masuk akal. Contohnya enam bulan ke depan kita akan masuk ke dalam bulan-bulan di mana kampanye mulai dilakukan," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/6/2013) malam.

Menurutnya, hal tersebut akan meningkatkan kontribusi konsumsi menjadi 5 persen dan otomatis meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Ini sedikit banyak akan mendorong konsumsi. Sehingga asumsi forecast kita 4,9 persen mengalami kenaikan sedikit sekali menjadi 5 persen. Sekarang pertumbuhan ekonomi berada di asumsi 5,17 persen," papar dia.

Menkeu mengatakan, dengan konsumsi rumah tangga dan extra effort (usaha tambahan) dari pemerintah maka target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 persen pada 2013 dirasa cukup beralasan untuk dicapai.

Dia menjelaskan, dengan konsumsi rumah tangga yang meningkat karena adanya pemilu, maka pertumbuhan bisa sedikit lebih tinggi. Dengan petimbangan seperti itu maka growth untuk konsumsi rumah tangga diperkirakan 5 persen.

"Jadi kami melihat 6,3 persen adalah growth dengan extra effort dari pemerintah. Harus kita kejar," pungkas Chatib.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
20 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
28 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved