Timah kembalikan area tambang 7.400 ha ke Babel

Senin, 10 Juni 2013 - 17:19 WIB
Timah kembalikan area...
Timah kembalikan area tambang 7.400 ha ke Babel
A A A
Sindonews.com - PT Timah Tbk (TINS) telah mengembalikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi wilayah darat yang tidak produktif kepada Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pernyataan ini disampaikan Corporate Secretary PT Timah Tbk, Agung Nugroho dalam menanggapi tuntutan aksi massa Gerakan Babel Bersatu yang melakukan unjuk rasa di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Aksi unjuk rasa menuntut dua hal, yakni Direktur Utama PT Timah mundur serta meminta perusahaan tambang tersebut mengembalikan IUP Operasi Produksi wilayah darat yang tidak produktif kepada pemda Kepulauan Bangka Belitung.

"Kami sudah serahkan 7.400 hektare (ha) di darat yang sudah direklamasi. Tapi hampir semua dirusak atau ditambang kembali oleh penambang liar," katanya, di Jakarta, Senin (10/6/2013).

Menurutnya, PT Timah berencana melakukan reklamasi tahun ini seluas 1.000 ha. Namun untuk mencegah aksi perusakan reklamasi terulang kembali, pihaknya melakukan strategi baru.

Dia mengatakan, strategi reklamasi baru melibatkan pemda dan masyarakat. Cara ini dinilai mampu menumbuhkan rasa memiliki. Sehingga tidak ada lagi aksi perusakan.

"Mereka bisa menentukan jenis tanaman dan dilakukan oleh masyarakat dengan biaya dari Timah," jelasnya.

AGung mengatakan, PT Timah memiliki luas wilayah IUP mencapai 512.000 ha. Sementara, sekitar 318.000 ha wilayah tersebut berada di darat. Selain itu, menanggapi tuntutan Dirut PT Timah agar diberhentikan dari jabatannya. Agung mengatakan, hal tersebut sebagai hak setiap orang mewujudkan aspirasinya.

Namun, yang perlu ditekankan bahwa pergantian direksi harus melalui mekanisme persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Sementara, Ketua Gerakan Babel Bersatu (GBB), Hendra Apolo mengakui bahwa ratusan penambang rakyat Babel mendesak agar Dirut PT Timah Sukrisno mundur dari Jabatannya. Namun, kata dia aksi tersebut merupakan aksi damai, tidak ada rusuh dan kekerasan.

"Kami hanya ingin menyampaikan kepada kementerian tentang pergolakan yang terjadi di bidang pertambangan Bangka Belitung," katanya.

Selain itu, Babel bersatu juga mendesak pemerintah agar IUP operasi darat yang sudah tidak produktif agar diserahkan ke Pemda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, supaya dapat di reklamasi oleh pemerintah daerah.

Pasalnya, PT Timah merupakan aset daerah. "Sehingga harus diberi peran aktif dalam menentukan pimpinnan di management PT Timah agar dapat terjadi keberpihakkan terhadap daerah," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
Bulan Bakti PT Timah...
Bulan Bakti PT Timah Tbk Tahun 2022 Sukses Digelar di Tiga Provinsi
Penghormatan HAM dalam...
Penghormatan HAM dalam Proses Bisnis, PT Timah Tbk Launching Business & Human Rights Policy
Kejar Target Produksi...
Kejar Target Produksi Timah 35%, Ini Tantangan yang Dihadapi TINS
Ngebor di Darat dan...
Ngebor di Darat dan Laut, PT Timah Habiskan Dana Rp16,82 Miliar
Buat Gali-Gali Timah,...
Buat Gali-Gali Timah, BUMN Ini Habiskan Rp10,26 Miliar Selama Sebulan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved