AirAsia X Berhad bidik Rp2,67 triliun dari IPO

Selasa, 11 Juni 2013 - 11:49 WIB
AirAsia X Berhad bidik...
AirAsia X Berhad bidik Rp2,67 triliun dari IPO
A A A
Sindonews.com - Maskapai penerbangan asal Malaysia, AirAsia X Berhad, membidik angka pendapatan kotor sebesar 859,3 juta ringgit Malaysia (RM) atau setara dengan Rp2,67 triliun dari penawaran harga perdana saham (initial public offering/IPO).

AirAsia X Co-Founder and Director, Tony Fernandes mengatakan hasil pendapatan kotor dari penawaran saham publik yang diprediksi mencapai RM859,3 juta berdasarkan asumsi harga institusi dan kelembagaan) dan harga ritel senilai RM1.45 per saham.

"Preposisi unik AirAsia X terdapat pada kisaran harga yang kompetitif serta keunggulan daya saing. Kami memiliki sebuah perusahaan low cost yang mengoperasikan pesawat berbadan lebar di kawasan Asia Pasifik dengan kapasitas terbesar," kata Tony dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Perolehan pendapatan dana IPO tersebut, kata dia, sebagian besar yaitu 33,3 persen atau RM285,8 juta akan digunakan perseroan untuk membayar pinjaman bank. Sebesar 32,6 persen atau RM280 juta akan digunakan untuk ekspenditur modal.

"Untuk modal kerja secara umum sebesar 29,7 persen atau RM255,45 juta, sisanya perkiraan pengeluaran pencatatan RM38 juta atau sekitar 4,4 persen," pungkasnya.

Dibentuk tahun 2006, AirAsia X memulai layanan transportasi udara jarak jauh dan berbiaya rendah di bulan November 2007. Penerbangan perdana maskapai tersebut melayani rute yang menghubungkan Kuala Lumpur dan Gold Coast di benua Australia. AirAsia X saat ini melayani sebanyak 14 rute di Asia, Australia dan Timur Tengah dengan penambahan destinasi seperti Busan, mulai bulan Juli 2013 nanti.

AirAsia X saat ini mengoperasikan sebanyak 10 armada Airbus A330-300 untuk layanan berjadwal, dan juga telah menerima pengiriman sebuah armada A330-300 tambahan yang akan rencananya akan memulai operasi di bulan Juli 2013, menjadikan maskapai ini menjadi maskapai LCC dengan armada berbadan lebar berkapasitas terbesar di kawasan Asia Pasifik.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
6 Bulan Tak Digaji,...
6 Bulan Tak Digaji, Karyawan Gugat Maskapai AirAsia
Digugat 14 Karyawan,...
Digugat 14 Karyawan, Ini Penjelasaan Maskapai AirAsia
AirAsia MOVE Sabet Penghargaan...
AirAsia MOVE Sabet Penghargaan Aplikasi Pemesanan Perjalanan Terbaik di Asia
Kolaborasi MOVETIX AirAsia...
Kolaborasi MOVETIX AirAsia MOVE dan Ticketmelon, Inovasi Baru Pemesanan Tiket Event di ASEAN
AirAsia MOVE Raih Penghargaan...
AirAsia MOVE Raih Penghargaan ASEANTA Awards ke-35
Intip Itinerary Seru...
Intip Itinerary Seru AirAsia MOVE ke Chiang Rai: 3 Hari 2 Malam Penuh Petualangan
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
6 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
6 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
6 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
7 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
7 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
7 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved