Reksa dana ini aman dikoleksi

Sabtu, 15 Juni 2013 - 16:43 WIB
Reksa dana ini aman...
Reksa dana ini aman dikoleksi
A A A
Sindonews.com - Analis PT Infovesta Utama, Vilia Wati mengatakan reksa dana pasar uang paling aman untuk dikoleksi menyusul dinaikkannya suku bunga acuan (BI rate) sebesar 25 basis poin menjadi 6 persen.

"Untuk saat ini, reksa dana pasar uang menjadi pilihan yang paling aman," kata dia kepada Sindonews, Sabtu (14/6/2013).

Kendati demikian, menurut Vilia, investor juga bisa memanfaatkan koreksi yang terjadi di bursa saham untuk mengakumulasi saham atau reksa dana berbasis saham secara bertahap untuk mendapatkan harga terendah.

Namun, menurut dia, reksa dana saham dengan alokasi yang dominan di tiga sektor, seperti perbankan, properti dan automotif akan terkena imbas dari kenaikan BI rate.

Dia menjelaskan, untuk sektor perbankan, kenaikan suku bunga berpotensi menggerus pendapatan akibat potensi penurunan kredit konsumsi akibat kenaikan suku bunga kredit. Sementara pada sektor properti dan automotif, kenaikan suku bunga kredit bisa berpotensi menurunkan minat calon konsumen yang membeli secara kredit.

"Namun, dampak dari kenaikan BI rate terhadap sektor tersebut hanya bersifat sementara," ujarnya.

Sementara itu, dampak kenaikan BI rate diperkirakan akan lebih terasa pada reksa dana pendapatan tetap, terutama yang alokasinya mayoritas ditempatkan pada obligasi pemerintah. Pasalnya, kenaikan BI rate yang merupakan salah satu acuan suku bunga bebas risiko dapat memicu permintaan imbal hasil (yield) obligasi, yang lebih tinggi dari investor.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
13 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
23 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
39 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
40 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
50 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved