Narada Kapital terbitkan reksa dana saham

Senin, 17 Juni 2013 - 13:34 WIB
Narada Kapital terbitkan...
Narada Kapital terbitkan reksa dana saham
A A A
Sindonews.com - PT Narada Kapital Indonesia (NKI) menerbitkan reksa dana sebanyak 500 juta unit penyertaan dengan nilai aktiva awal sebesar Rp1.000 per lembar.

Produk reksa dana NKI ini merupakan reksa dana saham berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK) yang telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat No.S-103/D04/2013 tertanggal 3 Mei 2013.

"Penerbitan reksa dana ini merupakan bagian dari visi dan misi kami menjadikan NKI sebagai perusahaan manajemen investasi yang terpercaya. Secara professional kami akan mengelola asset investasi nasabah dengan prinsip kehati-hatian dan bijaksana, untuk masa depan keuangan yang lebih baik," kata Direktur NKI, Bowo Witjaksono Suhardjo dalam rilisnya di Jakarta, Senin (17/6/2013).

Total dana kelolaan Narada Saham Indonesia akan ditempatkan dalam sejumlah Efek bersifat ekuitas yang telah dijual dalam Penawaran Umum dan atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kinerja investasi jangka panjang yang optimal.

Untuk komposisi investasi, 80 persen sampai 100 persen akan ditempatkan dalam sejumlah saham yang telah diperdagangkan di BEI dan sisanya 0 sampai 20 persen ditempatkan dalam instrumen pasar uang di Indonesia.

Penempatan dana dilakukan dengan penyusunan portofolio investasi yang moderat yang berfokus pada pertumbuhan jangka panjang tanpa mengabaikan risiko likuiditas maupun volatilitas nilai investasi.

Direktur Investasi NKI, A. Syarif Munawi menjelaskan bahwa proses ini dilakukan melalui rangkaian proses riset, analisa dan diskusi di tim pengelola investasi dengan komposisi portofolio diutamakan dominan berisi saham-saham yang merupakan konstituen indeks MSCI Indonesia dan KOMPAS100.

"Fokus investasi ditujukan terhadap saham-saham emiten yang memiliki pendapatan yang dominan pada konsumsi domestik," tuturnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved