Harga BBM naik, lonjakan pasokan tidak signifikan

Senin, 17 Juni 2013 - 18:09 WIB
Harga BBM naik, lonjakan...
Harga BBM naik, lonjakan pasokan tidak signifikan
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) menegaskan, lonjakan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akibat kenaikan harga tidak signifikan. Justru lonjakan terbesar pasokan disebabkan karena musim liburan sekolah dan menjelang Ramadan.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir tidak memungkiri adanya lonjakan permintaan BBM bersubsidi akibat kenaikan harga BBM walaupun di prediksi hanya 1-2 hari. Namun, kata dia, faktor utama melonjaknya pasokan BBM justru disebabkan karena menjelang bulan Ramadan dan memasuki liburan sekolah.

"Sehingga perseroan harus menyalurkan BBM bersubsidi di atas kebutuhan normal masyarakat. Stok nasional kita jaga di level 20-22 hari. Tambahan pasokan kita sesuaikan kebutuhan masyarakat," tutur dia di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (17/6/2013).

Perseroan memproyeksikan, lonjakan kebutuhan BBM bersubsidi akibat dari kenaikan harga BBM tak lebih dari 5 persen. Pasalnya, masyarakat saat ini dinilai semakin dewasa menyikapi berbagai kebijakan pemerintah. "Berbeda dengan sebelumnya, ketika harga akan naik langsung terjadi panic buyer," kata dia.

Rata-rata penyaluran harian BBM bersubsidi jenis premium dan solar sebesar 80.000 kiloliter dan 40.000 kiloliter. "Kami perkirakan lonjakan sekitar 4 persen," jelas Ali.

Lebih lanjut Ali menuturkan, jadi tidaknya kenaikan harga BBM bersubsidi tergantung hasil sidang paripurna pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) di DPR. Pertamina, saat ini fokus bersama Kepolisian menjaga dan mengamankan distribusi di SPBU. "Kita koordinasi dengan Polri. Kita usahakan pasokan terus terpenuhi," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved