ABMM bidik pertumbuhan pendapatan 22,8%

Senin, 24 Juni 2013 - 11:10 WIB
ABMM bidik pertumbuhan...
ABMM bidik pertumbuhan pendapatan 22,8%
A A A
Sindonews.com - Emiten pertambangan batu bara, PT ABM Investama Tbk (ABMM) sepanjang 2013 menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 22,8 persen atau sebesar USD1,08 miliar dibanding pendapatan tahun lalu USD886 juta.

Direktur Keuangan ABM Investama, Willy Adipradhana mengatakan bahwa terget tersebut ditopang integrasi pertumbuhan bisnis entitas anak usaha di bidang kontraktor tambang dan tambang batu bara, maupun jasa penyewaan dan pabrikasi.

Tahun ini, ABMM memproyeksikan pertumbuhan produksi segmen kontraktor tambang dan tambang batu bara, khususnya pertambangan batu bara tumbuh 28,6 persen menjadi 6 juta ton. Sedangkan pengupasan lahan tumbuh 7,7 persen menjadi 140 juta BCM dan jasa persewaan menjadi 16 juta ton batu bara atau tumbuh 34,5 persen.

"Segmen ini merupakan segmen utama yang memiliki kontribusi terbesar atau 62 persen terhadap total pendapatan konsolidasi perseroan," kata Willy dalam rilisnya di Jakarta, Senin (24/6/2013).

Segmen jasa terutama PT Sumberdaya Sewatama yang bergerak dalam segmen penyedia listrik terintegrasi dan kontributor tertinggi untuk segmen jasa ditargetkan membukukan listrik terpasang sebesar 1.250 megawatt (MW) atau tumbuh 23,7 persen dibanding kapasitas listrik terpasang 2012, yakni 1.010 megawatt (MW).

"Selain memperkuat dan mengembangkan bisnis model yang sudah kami miliki. ABMM juga secara berkelanjutan meningkatkan rasio efisiensi guna meningkatkan profil margin usaha perseroan di masa mendatang," jelas Willy.

Sebagai catatan, ketiga anak usaha ABMM adalah PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama) yang bergerak di jasa ketenagalistrikan, PT Cipta Krida Bahari (CKB) yang bergerak di jasa logistik terintegrasi dan PT Sanggar Sarana Baja (SSB) yang bergerak di jasa rekayasa.

PT ABM Investasma Tbk merupakan anak usaha Grup Tiara Marga Trakindo (TMT), kelompok bisnis yang bergerak di industri alat berat sejak 40 tahun yang lalu. Selain itu, perusahaan ini juga mengklaim sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk penyedia jasa di sektor energi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
ABM Investama Perkuat...
ABM Investama Perkuat Pembangunan Berkelanjutan
Anak Usaha ABM Investama...
Anak Usaha ABM Investama Raih Kontrak Jasa Logistik dari Vale
Kementerian ESDM Beri...
Kementerian ESDM Beri Penghargaan ABM Investama Good Mining Practice
Praktikkan Kaidah Pertambangan...
Praktikkan Kaidah Pertambangan yang Baik, Grup ABM Raih Aditama
ABM Investama Kantongi...
ABM Investama Kantongi Kontrak Rp1,65 Triliun, Buat Apa?
Ekspor Batu Bara Diyakini...
Ekspor Batu Bara Diyakini Masih Akan Tumbuh Positif
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved