PT Timah akan dirikan dua anak usaha baru

Senin, 01 Juli 2013 - 13:34 WIB
PT Timah akan dirikan...
PT Timah akan dirikan dua anak usaha baru
A A A
Sindonews.com - Direktur utama PT Timah Tbk (TINS), Sukrisno mengungkapkan, pada akhir 2013 pihaknya berencana mendirikan dua anak perusahaan baru di Myanmar. Hal ini dalam rangka kegiatan ekspansi ke luar negeri di mana porsi investasi Indonesia adalah sebesar 90 persen.

"Dulunya boleh 100 persen, tapi Desember 2012 kemarin ada perubahan dari Myanmar," ungkapnya saat sharing session acara Bussiness Executive Gathering yang diadakan di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (1/7/2013).

Perubahan tersebut perihal investasi di mana harus ada investasi lokal (Myanmar) dalam bidang pertambangan maupun industri. Sehingga pihak BUMN Myanmar akan memperoleh porsi investasi 10 persen untuk masing-masing smelter dan mining tersebut.

"Sekarang kan eksplorasi, baru tahun 2014 itu eksploitasi. Mudah-mudahan di kuartal keempat tahun ini bisa joint venture," tambahnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, TINS menyiapkan dana sebesar USD18 juta untuk kegiatan ekspansi tersebut tahun ini. Rencananya, TINS akan bekerja sama dengan pihak BUMN Myanmar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
Bulan Bakti PT Timah...
Bulan Bakti PT Timah Tbk Tahun 2022 Sukses Digelar di Tiga Provinsi
Penghormatan HAM dalam...
Penghormatan HAM dalam Proses Bisnis, PT Timah Tbk Launching Business & Human Rights Policy
Kejar Target Produksi...
Kejar Target Produksi Timah 35%, Ini Tantangan yang Dihadapi TINS
Ngebor di Darat dan...
Ngebor di Darat dan Laut, PT Timah Habiskan Dana Rp16,82 Miliar
Buat Gali-Gali Timah,...
Buat Gali-Gali Timah, BUMN Ini Habiskan Rp10,26 Miliar Selama Sebulan
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved