Waktu pemeriksaan barang di Tanjung Priok ditambah

Selasa, 09 Juli 2013 - 09:38 WIB
Waktu pemeriksaan barang...
Waktu pemeriksaan barang di Tanjung Priok ditambah
A A A
Sindonews.com - Untuk mengatasi lamanya waktu inap barang (dwelling time), maka mulai awal pekan ini (Senin, 8/7/2013), Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok resmi menambah jam kerja operasional untuk pemeriksaan barang.

"Kami tidak mau (lamanya dwelling time) ini jadi polemik berkepanjangan. Oleh karena itu, mulai hari ini (Senin), kami melakukan penambahan kerja hingga pukul 23.00, dan itu khusus untuk pemeriksaan barang. Kalau pelayanan administratif kan sudah 24 jam," kata Dirjen Bea Cukai, Agung Kuswandono di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (8/7/2013) malam.

Agung berharap langkah Bea Cukai ini akan mendapatkan tanggapan positif dari seluruh importir, walaupun pada kenyataannya pada hari pertama pelaksanaan penambahan jam kerja tidak ada importir yang mengetahui hal tersebut.

"Ini sekarang masalahnya impotirnya, mereka mau tidak? Kami cek malam ini, belum ada importir yang mengetahui. Buktinya ada satu Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) yang ketika disidak oleh pak Menteri (Chatib Basri) lampunya sudah mati," tuturnya.

Untuk menukung hal itu, pihak KPU Tanjung Priok sudah menambah personil sebanyak 50 pegawai yang dialokasikan dari kantor pusat untuk meningkatkan operasionalisasi dalam rangka memangkas dwelling time.

"Kami juga sudah menambah jumlah tenaga pemeriksa barang sebanyak 50 orang, sehingga total berjumlah 180 orang. Ini untuk mendukung operasionalisasi," tandas Agung.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dugaan Mafia Pelabuhan,...
Dugaan Mafia Pelabuhan, Kejagung Sita Barang Bukti di Bea Cukai Jateng
Jelang Idulfitri 2026,...
Jelang Idulfitri 2026, Dirjen Bea Cukai Tinjau Kesiapan Arus Barang di Tanjung Priok
Bea Cukai Resmi Operasikan...
Bea Cukai Resmi Operasikan 10 Alat Pemindai Peti Kemas di Pelabuhan Tanjung Priok
Bea Cukai Priok: Ekspor...
Bea Cukai Priok: Ekspor Ilegal 3 Ton Trenggiling Rp183 Miliar Akan Dikirim ke Kamboja
Bea Cukai Perkuat Pencegahan...
Bea Cukai Perkuat Pencegahan Pelanggaran Ekspor Impor di Pelabuhan Tanjung Priok
Bea Cukai Viral Terus,...
Bea Cukai Viral Terus, Sri Mulyani Gerah Institusinya Selalu Jadi Sorotan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
3 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
3 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
3 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
4 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
4 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved