Pemerintah sepakat FS JSS libatkan BUMN
Kamis, 11 Juli 2013 - 12:16 WIB
Pemerintah sepakat FS JSS libatkan BUMN
A
A
A
Sindonews.com - Studi kelayakan (Feasibility Study/FS) pembangunan Kawasan Strategis Industri Selat Sunda (KSISS) disepakati untuk digarap antara pengelola atau swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Usulan baru adalah FS tersebut dikerjakan oleh pemrakarsa dan BUMN yang kita tunjuk. Sehingga Perpres 86 yang selama ini menjadi concern Menteri Keuangan bisa terakomodir," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (11/7/2013).
Sementara terkait siapa BUMN tersebut dan berapa dana yang digelontorkan BUMN, Hatta mengaku akan memutuskannya pada pekan depan.
"Kita putuskan pekan depan, BUMN dan pemrakarsa akan menyampaikan. Pokoknya pekan depan harus selesai, dan kita sepakat swasta dengan BUMN dalam menggarap FS ini," katanya.
Hatta berharap setelah ada penunjukkan BUMN ini, FS akan dapat dilakukan dan Jembatan Selat Sunda (JSS) sebagai pionir utama proyek KSISS, pembangunannya dapat dimulai.
"Kita berharap ada optimisme, baik Provinsi Banten maupun Lampung, sehingga pada 2014 bisa groundbreaking," pungkas dia.
"Usulan baru adalah FS tersebut dikerjakan oleh pemrakarsa dan BUMN yang kita tunjuk. Sehingga Perpres 86 yang selama ini menjadi concern Menteri Keuangan bisa terakomodir," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (11/7/2013).
Sementara terkait siapa BUMN tersebut dan berapa dana yang digelontorkan BUMN, Hatta mengaku akan memutuskannya pada pekan depan.
"Kita putuskan pekan depan, BUMN dan pemrakarsa akan menyampaikan. Pokoknya pekan depan harus selesai, dan kita sepakat swasta dengan BUMN dalam menggarap FS ini," katanya.
Hatta berharap setelah ada penunjukkan BUMN ini, FS akan dapat dilakukan dan Jembatan Selat Sunda (JSS) sebagai pionir utama proyek KSISS, pembangunannya dapat dimulai.
"Kita berharap ada optimisme, baik Provinsi Banten maupun Lampung, sehingga pada 2014 bisa groundbreaking," pungkas dia.
(izz)
Lihat Juga :