Kenaikan BI Rate diharapkan mampu menekan inflasi

Senin, 15 Juli 2013 - 14:32 WIB
Kenaikan BI Rate diharapkan...
Kenaikan BI Rate diharapkan mampu menekan inflasi
A A A
Sindonews.com - Keputusan Bank Indonesia (BI) dengan menaikkan suku bunga (BI Rate) sebesar 50 basis poin menjadi 6.5 persen diharapkan mampu menekan laju inflasi, dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 6 persen pada 2013.

Seperti dikutip dari situs resmi Setkab, Senin (15/7/2013), Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah mengatakan, tekanan eksternal terhadap fundamental ekonomi Indonesia saat ini menunjukkan peningkatkan yang luar biasa.

Khusunya, kata dia, ketika the Fed (Bank Sentral AS) berencana melakukan pengurangan stimulus moneter lebih cepat dari prakiraan semula. Rencana ini menimbulkan kekhawatiran berkurangnya likuiditas global. Sehingga berdampak meningkatnya arus keluar modal (capital outflow) di Indonesia, menurunnya IHSG dan tertekannya nilai tukar rupiah.

Menurutnya, untuk menjaga nilai tukar rupiah dalam rentan yang aman, BI telah melakukan operasi pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah dalam rentan yang aman. Operasi pasar ini telah menurunkan cadangan devisa dan menjadi USD98,1 miliar.

"Meskipun nilai cadangan devisa dirasa masih aman untuk membiayai 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, namun tren pelemahan nilai tukar rupiah perlu segera dicarikan solusinya. Karena itu, dinaikkannya BI Rate menjadi 6,5 persen merupakan salah satu upaya mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah," terangnya.

Tingginya ekspektasi inflasi akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) serta siklus musiman peningkatan konsumsi menjelang Lebaran dan tahun ajaran baru, menurut Firmanzah, telah dilakukan penanganan terpadu untuk menghindari efek yang lebih dalam.

"Saat ini, keterpaduan kebijakan baik fiskal dan moneter terus dilakukan untuk menghadapi tantangan ekonomi domestik," papar Firmanzh.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
15 menit yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
1 jam yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
1 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
2 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved