IHSG masih dibayangi tekanan jual

Selasa, 16 Juli 2013 - 08:13 WIB
IHSG masih dibayangi...
IHSG masih dibayangi tekanan jual
A A A
Sindonews.com - Pada perdagangan hari kedua pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada support 4.568-4.615 dan resistance 4.655-4.664.

Berpola menyerupai hammer pada middle bollinger bands (MBB). MACD masih naik dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic masih lanjut rebound menjauhi area oversold.

"Akhir IHSG berada di atas target support kami (4.572-4.605), namun gagal mendekati target resisten (4.650) yang menandakan masih adanya tekanan jual," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Selasa (16/7/2013).

Diharapkan, lanjut dia, sentimen positif dari China bisa berimbas ke pasar saham global sehingga IHSG pun masih dapat menikmati imbasnya walaupun di tengah aksi profit taking.

Minilik perdagangan sebelumnya, laju IHSG mulai kembali berseberangan dengan bursa saham Asia. Saat bursa saham Asia berpesta merayakan rilis GDP China yang berhasil melampaui estimasi, IHSG malah letoy terkena aksi jual.

"Sayangnya, positifnya sentimen yang ada tidak serta merta membawa IHSG ikut menghijau," kata Reza.

Selain dipicu posisi teknikal yang terbentuk yang menandakan mulai adanya tekanan jual di tengah masih tingginya daya dorong beli dan pola yang terbentuk hampir sama seperti awal Juli, dimana laju penguatan mulai terbatas, juga dipicu mulai meresponnya efek kenaikan BI rate dan kebijakan BI mengenai LTV perumahan.

Pada pembukaan pasar saham Eropa yang positif sempat tidak mampu membalikkan posisi IHSG ke teritori positif, namun jelang closing justru mampu ditutup positif.

Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.641,01 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.582,13 (level terendahnya) jelang preclosing dan berakhir di level 4.633,11.

Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Berpeluang Reli...
IHSG Berpeluang Reli di 6.078-6.150, Cermati Saham Ini
Varian Delta Masih Jadi...
Varian Delta Masih Jadi Sentimen Utama di Pasar Saham
Berita Terkini
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
30 menit yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
1 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
3 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
4 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
6 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
7 jam yang lalu
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved