Rupiah kembali terkapar

Selasa, 16 Juli 2013 - 16:19 WIB
Rupiah kembali terkapar
Rupiah kembali terkapar
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari kedua pekan ini kembali terkapar, berlawanan dengan menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini.

Posisi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada penutupan perdagangan Selasa (16/7/2013) kembali melemah 12 poin dari Rp10.024 per USD pada Senin (15/7/2013) menjadi Rp10.036 per USD.

Sementara data Bloomberg mencatat bahwa kurs rupiah sore ini mencapai level Rp10.103 per USD, terdepresiasi sebesar 29 poin dibanding akhir awal pekan ini di posisi Rp10.074 per USD.

Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik ditutup melemah 20 poin dari sebelumnya di level Rp9.995 per USD menjadi Rp10.015 per USD, dengan kisaran harian Rp10.035 per USD.

Ekonom Samuel Sekuritas, Lana Sulistyaningsih mengatakan, melemahnya mata uang domestik hingga tembus level di atas Rp10.000 per USD akibat melambatnya ekonomi China, sehingga permintaan ekspor China turun. Ini memberi imbas pada negara lain, termasuk Indonesia.

Di samping itu, BI juga mengurangi intervensinya. Bank Sentral beranggapan intervensi yang dilakukan di tengah tekanan akan sia-sia.

"Lebih tepatnya BI jadi seperti membuang uang apabila mengintervensi," kata Lana.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada sebelumnya menuturkan, seharusnya naiknya BI rate mampu menjadi senjata andalan untuk mempertahankan kekuatan rupiah, namun malah tidak memberi imbas berarti akbiat perlambatan ekonomi di negara Tirai Bambu.

"Pergerakan nilai tukar rupiah bukannya membaik malah longsor ke level Rp10.000, yang sesuai dengan penilaian kami bahwa adanya kenaikan BI rate sebesar 50 basis poin menjadi 6,5 persen tidak dapat langsung membuat rupiah perkasa. Hal ini karena masih adanya berbagai sentimen yang belum mendukung penguatan rupiah," tutup Reza.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
55 menit yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
2 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
3 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
3 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
4 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
5 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved