LSM dituding mengacaukan pembebasan lahan PLTU Batang

Selasa, 16 Juli 2013 - 21:40 WIB
LSM dituding mengacaukan...
LSM dituding mengacaukan pembebasan lahan PLTU Batang
A A A
Sindonews.com - Terkait pembebasan lahan PLTU Batang yang hampir rampung, Deputi Perencanaan Infrastruktur dan Regional Kemenko Perekonomian Luky Eko Wuryanto menyalahkan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang cenderung memprovokasi masyarakat sehingga pembebasan tanah tersebut menjadi lambat.

"Kita akan duduk bersama, masyarakat yang naif sudah diombang-ambingkan LSM yang bermain di sana. Saya enggak tahu apa tujuan utamanya," ujarnya di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (16/7/2013).

Luky mengimbau, dikarenakan proyek PLTU Batang ini adalah proyek kerja sama pemerintah dan swasta pertama, maka diharapkan semua pihak mendukung jalannya proyek ini.

"Karena kalau sampai enggak jalan akan jadi preseden buruk. Seringkali masyarakat malah dapat penjelasan kurang pas, dibilang batu bara sisa pembakaran PLTU akan mencemari lingkungan segala lah, ini kan harus dipatahkan," tukasnya.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyebut pertemuan dirinya dengan Senior Vice Minister of Cabinet Office Of Japan, Yasutoshi Nishimura membahas banyak hal. Salah satunya mengenai proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang, Jawa Tengah.

"Salah satu yang dibahas adalah Central Java Power Plant (PLTU Batang) yang merupakan pembangkit listrik terbaik dan terbesar di Asia, menggunakan teknologi super critical 2x1000 megawatt," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Dia mengutarakan, pokok pembahasan masih terletak pada permasalahan terkait pembebasan lahan PLTU yang digadang-gadang terbesar se-Asia Tenggara.

"Memang sempat ada kekhawatiran dalam masalah pembebasan lahan. Sekarang itu 290 hektar sudah dibebaskan, tinggal sedikit lagi, walaupun yang sedikit itu yang vital. Pokoknya batasan terakhirnya Oktober sudah financial closing," jelas Hatta.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLTU Barru OMU Berkomitmen...
PLTU Barru OMU Berkomitmen Catatkan Performa Optimal
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Kantongi SLO, PLTA Poso...
Kantongi SLO, PLTA Poso Dukung Transisi ke Energi Terbarukan
PLN Bakal Lakukan Steam...
PLN Bakal Lakukan Steam Blow Proyek PLTU Sulsel Barru-2
PLTU Barru 2 Sukses...
PLTU Barru 2 Sukses Laksanakan Tahapan Backfeeding
Banjir Terjang Lokasi...
Banjir Terjang Lokasi Proyek PLTU Suralaya Akibat Curah Hujan Tinggi
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
19 menit yang lalu
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
1 jam yang lalu
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
2 jam yang lalu
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
3 jam yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
3 jam yang lalu
Infografis
YouTuber India Ditangkap,...
YouTuber India Ditangkap, Dituding Jadi Agen Intelijen Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved